Tampilkan postingan dengan label Balita Bermain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balita Bermain. Tampilkan semua postingan

Membangun Menara Balok


Yang Anda perlukan;
Balok mainan berbagai warna, bentuk dan ukuran
Apa yang harus dialkukan:
·       Ajak anak bermai n dengan balok di lantai
·       Bangun menara dari balok. ceritakan apa yang sedang anda lakukan
·       Setelah menara selesai, rubuhkan menara, atau minta anak melakukannya.
·       Ulangi  permainan
·       Ketika  Anda membangun menara, mintalah anak membantu misalnya, “Tolong ambilkan balok yang besar itu,” atau “Tolong ambilkan balok merah.” Dengan demikian anak juga belajar tentang warna, bentuk, ukuran.


Permainan ini cocok untuk anak usia 1-2 tahun                                                               

Gambar Dari Kain Perca

Kumpulkan sisa kaim perca tiap Anda menjahit.  Ajak si kecil berkreasi dengan membuat gambar dengan menenpelkan kain perca pada kartu atau potongan kertas besar.

Tanyakan kepada anak , "Apa yang dapat kita buat dari warna-warna indah ini?" Bila anak ragu, sarankan, "Bagaimana jika Kelinci atau wajah badut?" 
Bantu Si kecil memotong kain perca, mulai dari potongan yang besar lebih dulu. Biarkan anak membuat gambar sesuai kreativitasnya sendiri.

Aktivitas ini mengenbangkan kreativitas anak sambil memberi kesempetan mengembangkan indera peraba dan sentuhan. Sesuai untuk anak berusia 3 - 5 tahun.

Mainan Dalam Tas Besar dan Tas Kecil

Permainan ini dapat dilakukan oleh anak 1 tahun ke atas, menstimulasi berpikir kognitif dan mengenalkan kemampuan abstrak  untuk mengelompokkan benda sekaligus menjadi permainan yang melatih memori.

Cara bermain:

  1. Siapkan satu tas besar dan satu tas kecil, misalnya tas sport  dan tas tangan.
  2. Masukkan 4 atau 5 mainan ke dalam masing-masing tas. Masukkan mainan besar ke dalam tas yang besar dan mainan yang lebih kecil ke dalam tas kecil.
  3. Letakkan kedua tas di lantai kamar anak atau kamar bermain.
  4. Katakan kepada si kecil bahwa ada mainan di tas itu dan minta ia mencarinya.
  5. Setelah anak menemukan semua mainan itu, minta anak memasukkannya kembali ke dalam tas. Katakan mainan besar masuk ke tas besar dan kecil ke dalam tas kecil. Apakah anak dapat meletakkan mainan di tas yang benar

Sumber: http://www.positive-parenting-ally.com/positive-parenting-blog.html

Aktivitas Balita Di Musim Hujan


Musim hujan telah tiba. Hampir tiap hari turun hujan bahkan pada tengah hari atau kapan pun. 

Apa yang Anda lakukan bersama balita Anda ketika hujan turun sepanjang hari? Tentu Anda terpaksa beraktivitas di dalam rumah. Bagaimana jika mengajak balita Anda ke luar dan beraktivitas di bawah rintik hujan? Tentu banyak pertimbangan yang harus Anda pikirkan sebelum melakukan aktivitas ini. 


  1. Lakukan aktivitas ini ketika Anda yakin balita dalam keadaaan benar-benar sehat. 
  2. Hindari membawa balita keluar rumah pada saat hujan lebat, banyak petir atau angin kencang
  3. Batasi waktu Anda di luar rumah. segera kembali ke rumah setelah aktivitas sekitar 10- 15 menit
  4. Siapkan handuk untuk mengeringakan tubuh balita dan segera mandikan balita dengan air hangat dan kenakan pakaian bersih yang hangat. Minuman hangat juga dapat membantu mencegah balita sakit karena hujan-hujanan.
Baiklah, mari  kita lakukan aktivitas ini. Apa yang harus Anda siapkan untuk petualangan ini?
  • Jas hujan dan payung untuk Anda dan si kecil
  • Sepatu boot agar kaki balita tidak terendam air hujan
Kenakan jas hujan dan sepatu boot pada balita dan Anda sendiri. Minta Balita memakai patung kecil. Ajak anak berjalan-jalan di sekitar rumah agar Anda dapat segera kembali ke rumah bila hujan bertambah deras.
Dalam perjalanan singkat ini, ajak anak
  • Mengamati tetesan air hujan. Minta balita menadahkan tangan untuk menangkap air hujan. minta anak memperhatikan tetesan hujan di daun-daun. Apakah daun-daun bergerak karena tertimpa air hujan? Apakah pemandangan ketika hujan berbeda dengan ketika tidak hujan? 
  • Mendengarkan bunyi air hujan menimpa payung. Tanyakan apakah balita Anda mendengar suara yang sama ketika berada di dalam rumah? 
  • Mengamati hewan. Adakah hewan yang berkeliaran di tengah hujan.Apakah anak melihat burung? Katak? Atau cacing merayap di tanah yang basah?
  • Ajak anak berjalan menuju rumah sambil mencari genangan air dan melangkah di atasnya. Minta anak agak menghentakkan kaki sehingga air bercipratan
Pertimbangkan manfaat dan risiko yang Anda hadapi sebelum melakukan aktivitas ini bersama balita Anda

Bermain Bersama Balita : Di Mana Bonekanya?

Permainan ini sangat sederhana. Anda hanya memerlukan beberapa benda yang sudah dikenal anak Anda seperti mainannya.
Cara bermain:
  • Sembunyikan boneka favorit anak ketika anak melihat.
  • Tanyakan, “Di mana beruangnya?”
  • Dorong anak mencari boneka beruang itu.
  • Ketika boneka sudah ditemukan, pindahkan boneka  di tempat lain dan biarkan anak meihat anda menyambunyikannya.
  • Ketika anak sudah menemukan boneka itu, tanyakan, “Sekarang di mana kita akan menyembunikan beruang ini?
  • Ketika Anda bermain, anak akan mulai meniru tempat persembunyian yang sudah Anda tunjukkan dan menemukan tempat persembunyian baru.
  • Tingkatkan tantangan dengan menambah obyek baru. Sembunyikan boneka kelinci, balok, mobil-mobilan dsb di sekitar ruangan. Mintalah anak mencari satu di antaranya.
  • Minta anak membawa obyek-obyek lain yang ia temukan.

Permainan ini cocok iru anak usia 15-18 bulan. Permainan ini mengajarkan anak tentang keberadaan sebuah benda, benda iu ada di ruangan itu walaupun anak tidak melihatnya.  


Bermain Membuka Toko

Permainan sangat menarik untuk anak-anak dan membantu mengembangkan kecerdasan logika-matematika dan beberapa jenis kecerdasan lainnya:      


Manfaat :
Mendorong balita mengenali angka dan mengembangkan kemampuan menghitung
Permainan ini cocol untuk anak 2-6 tahun

Bahan:
  • Tutup botol plastik sebagai koin
  • Post-It dan spidol untuk membuat label harga. Anda juga dapat menggunakan kertas biasa dan selotip yang tidak dapat merusak atau mengotori mainan
  • Mainan sebagai barang dagangan

Label harga
Buat label harga dengan angka dan titik-titik untuk mewakilinya.










Cara bermain: 
  • Minta anak menjadi pemilik toko dan menata toko dengan barang yang mau dijual. Minta anak menempelkan label harga pada tiap barang dagangan. Anda dapat minta anak melihat kembali dan menata tokonya menjadi lebih menarik sebelum membukanya
  • Minta anak menawarkan barang dagangannya misalnya: “Boneka beruang ini harga nya 5 uang koin. Murah! Warna coklat. Bulunya halus.” “Buku cerita ini harganya 3 koin, ayo beli sekarang!” Dorong anak mempromosikan dagangannya
  • Anda dapat menyarankan anak untuk memberi diskon atau mempersilakan pembeli menawar
  • Menghitung uang untuk membuat koneksi. Anda dapat membayar belanja Anda dengan uang koin sesuai harga barang, minta anak menghitungnya. Setelah permainan berjalan beberapa saat, Anda dapat sesekali membayar dengan jumlah yang salah dan tunggu anak mengkoreksinya
  • Tukar peran dan minta anak menjadi pembeli
  • Mulai bermain dengan harga barang saja, misalnya 2 dan 3 koin
  • Setelah anak menguasai permainan tambahkan harga yang lebih bervariasi dan mulai melakukan tranksaksi untuk 2 barang sehingga anak mulai belajar penambahan
  • Bicarakan dengan anak apa yang sedang Anda  lakukan
  • Gunakan kosa kata baru seperti “lebih banyak/sedikit” “murah’ “mahal”
Kecerdasan Majemuk:
  • Kecerdasan Logika-Matematika
  • Kecerdasan Bahasa
  • Kecerdasan Fisik: Motorik halus dan kasar
  • KecerdasanInterpersonal
  • Kecerdasan Visual-Spasial 
Sumber: http://www.learnwithplayathome.com

Aktivitas Yang menstimulasi Balita


Balita belajar dari bermain. Berbagai mainan dapat Anda gunakan untuk mendorong perkembangan balita Anda. Tidak perlu mainan yang Anda beli di toko dengan harga yang cukup mahal. Yang Anda perlukan adalah berbagai aktivitas yang dapat Anda siapakan dari berbagai bahan dan alat yang tersedia di rumah Anda. Yuk kita lihat beberapa contohnya berikut ini. Selalu dampingi balita Anda dan jangan meninggalkannya sendiri tanpa pengawasan.

Permainan Memori Emosi
Gunakan gambar dari majalah atau foto keluarga. Pilihlah gambar atau foto orang yang mengekspresikan emosi yang berbeda-beda. Tempelkan gambar pada kartu dari karton atau kertas tebal. Untuk tiap ekspresi, buat gambar dalam jumlah genap. Letakkan kartu telungkup dan minta anak membalik dua kartu bersamaan dan mencoba mencocokkan emosi pada gambar. Permainan ini dapat membantu balita mengenali emosinya sendiri dan orang lain untuk membangun empati.

Eksperimen dengan bermacam-macam wadah
Isi sebuah ember besar dengan air dan biarkan anak bereksperimen dengan berbagai wadah yang berbeda-beda, seperti mangkuk, baskom dan saringan.
Anak dapat bereksperimen dengan benda-benda yang terapung dan tenggelam
Isi wadah kering dengan beras atau pasir. Sebelum digunakan, bersihkan pasir dari berbagai kotoran, kemudian cuci dan biarkan sampai benar-benar kering. Pilih pasir yang tidak tajam. Biarkan anak merasakan tekstur beras atau pasir dan mencoba mengambilnya atau memindahkannya dengan berbagai wadah yang lebih kecil atau dengan tangannya.
Sediakan gelas dan sendok ukuran sehingga anak dapat berlatih mengukur, menakar dan menuang.

Melempar benda ke dalam keranjang
Siapkan keranjang cucian besar. Sediakan juga berbagai benda seperti baju, boneka kain, bola dan mainan lunak lain untuk dilemparkan ke dalam keranjang. Aktivitas ini membantu baita membentuk kemampuan motorik kasar, mendorong koordinasi mata-tangan. Balita juga dapat belajar mengira-ngira seberapa kuat ia harus melempar dan apakah ia harus mendekat atau menjauh dari keranjang. Hal ini membantu mengembangan kemampuan kognitif.

Ahli perhiasan
Siapkan bahan-bahan untuk membuat perhiasan bersama balita anda, untuk melatih koordinasi mata-tangan dan kreativitas. Sediakan benang tebal, makaroni, cereal, atau bahan lain untuk membuat kalung. Dorong balita membuat pola, seperti dengan cereal berwarna-warni atau berbagai bentuk.

Buku Tekstur
Sediakan potongan kain beraneka ragam misalnya amplas halus, kain katun, beludru, denim, curdoroy, vynil, dan felt dan lain-lain. Tempelkan potongan kain pada kertas karton. Buat lubang pada satu sudut kartu dan satukan dengan pita.Ketika balita sudah mengenal berbagai tekstur seperti halus, kasar, licin dan sebagai, ajak balita berburu berbagai benda yang bertekstur sama di rumah.

Halangan dan Rintangan
Buat berbagai halangan dan rintangan di ruang bermain atau ruang keluarga untuk bermain kreatif dan perkembangan motorik. Anda dapat menggunakan selimut yang dilipat untuk balok keseimbangan, bantal kursi untuk dipanjat, matras senam untuk alas berguling-guling dan terowongan dari meja dan kursi. Dorong anak untuk memandu perjalanan mengelilingi ruang bermain. Selingi dengan melempar benda ke keranjang

Pelukis Cilik
Ajak balita bereksplorasi dengan cat. Siapkan cat dari air dan pewarna makanan atau buat cat dari bahan-bahan yang aman dan dapat didapat dari dapur Anda. Anak dapat dapat mengecat dengan kuas, spons, bola kapas atau dengan tangan. Anak dapat membuat cetak jari, cetakan tangan, cetakan kaki atau membuat stempel dari sayuran. Gantungkan seprei tua di dinding sebagai kanvas raksasa.

Asisten chef
Ajak balita memasak atau membuat kue. Anda dapat mengenalkan ukuran dan takaran dan menunjukkan bagaimana satu bahan dapat dipadukan dengan bahan-bahan lain untuk menciptakan benda-benda baru. Dorong panca indera anak untuk mencium, menyentuh dan mencicipi berbagai makanan yang Anda ciptakan bersama. Anak yang memilih-milih makanan biasanya akan dengan senang hati mencoba makanan yang ia siapkan bersama Anda


Sumber: http://www.ehow.com

Permainan Simon Berkata....


Permainan ini berasal dari permainan Simon Says yang bisa dilakukan oleh sekelompok anak. Permainan ini sudah dimainkan di berbagai negara seperti Arab, India, Cina, Belanda, Jepang dan banyak lagi. Tentu saja masing-masing menggunakan bahasanya sendiri. Diperkirakan permainan ini sudah dikenal sejak abad 13.

Bagaimana cara bermain bersama anak-anak?
  1. Ajak anak-anak berkumpul
  2. Katakan bahwa mereka harus mengikuti instruksi Anda, hanya jika diawali kalimat ‘Simon berkata...’ misalnya ‘Simon berkata angkat tanganmu!’ (Tentu saja kalimat ini dapat diganti sesuka para pemain seperti ‘Ibu berkata...’ atau ‘Tuanmu berkata...’
  3. Pemain yang tidak dapat melakukan instruksi dengan benar, atau menjalan instruksi yang tidak diawali dengan ‘Simon berkata...’ harus keluar dari permainan
  4. Cek apakah anak-anak dapat mengikuti instruksi Anda
  5. Berikan instruksi yang lebih rumit seperti ‘Simon berkata pegang telinga kiri dengan tangan kanan.’
  6. Sesekali berikan instruksi tanpa ‘Simon berkata...’ Anak yang menjalankan perintah ini harus keluar dari permainan.
  7. Terus bermain hingga pemain hanya tinggal 1 orang. Dialah pemenangnya dan boleh menjadi ‘Simon’ pada permainan berikutnya.
  8. Permainan akan jadi lebih seru ketika instruksi diberikan lebih cepat.
Manfaat permainan Simon berkata
Dalam permainan Simon berkata, anak harus berkonsentrasi mendengarkan instruksi, mengingatnya dan melaksanakannya dengan benar

Sebuah penelitian dilakukan pada lebih  dari 800 anak usia pra-sekolah (3-6 tahun) dari Amerika Serikat, Cina, Taiwan dan Korea Selatan menunjukkan bahwa anak-anak yang bermain dalam permaian sejenis Simon berkata mancapai hasil akademis yang lebih tinggi

Penelitian juga menunjukkan permainan yang menekankan pada mendengarkan instruksi dengan hati-hati dan melaksanakannya dapat meningkatkan pengelolaan diri (Self regulation).
Bila permainan sering dilakukan dalam jangka waktu cukup lama, sekitar tiga bulan atau lebih, dapat membantu pencapaian akademis yang lebih tinggi terutama dalam peningkatan kosakata, matematika dan keaksaraan dini,

Satu manfaat lain yang tidak dapat Anda abaikan adalah anak-anak menyenangi permainan ini, apalagi  bila dilakukan beramai-ramai. So have fun!

Sumber:
http://www.helpmykidlearn.ie/activities/
http://arch1design.com/blog/

Bermain Boneka Jari Bersama Bayi


Bermain dengan boneka jari dapat menjadi permainan paling interaktif yang dapat Anda mainkan bersama bayi. Siapkan boneka jari dengan warna menarik sehingga bayi tertarik dan merasa ingin tahu.

Pasang boneka pada jari Anda dan panggil bayi sambil menggerakkan tangan naik turun. perhatikan apakah bayi dapat mengikuti gerakan tangan Anda. Kemudian gerakkan tangan dengan gerakan melingkar. Ketika bayi dapat mengikuti gerakan boneka, gantilah dengan gerakan baru misalnya maju mundur, menggerakkan  dan mengguncangkan jari.

Ajak bayi berbicara seperti memanggil namanya, menceritakan gerakan yang anda lakukan, atau buat cerita sambil menggerakkan boneka.

Anda dapat mengganti-ganti boneka jari Anda sehingga bayi selalu  merasa tertarik. Tidak punya boneka jari? Mudah saja, Anda dapat membuat boneka jari dari kain sisa, kaus tangan bekas, bahkan dari kertas! 

Permainan ini membantu perkembangan ketepatan penglihatan bayi. 

Boneka jari dari kertas

Sumber :http://www.kidspot.com.au/discoverycentre/0---1-years-Craft-Finger-puppet-game+11102+551+sponsor-activity.htm

Ini Hidungku!


Tujuan permainan ini adalah mengenalkan anggota tubuh sekaligus memperkaya kosa kata anak Anda. Permainan ini sangat mudah, tapi anak-anak akan menyukainya.
Sediakan tisu sebagai alatnya. Sebutkan nama anggota tubuh  dan letakkan tisu pada tubuh anak Anda tepat di anggota tubuh yang Anda sebutkan tadi. Minta anak menyebutkan anggota tubuhnya itu. Balita mungkin akan bosan setelah bermain selama 5-10 menit. Jangan paksa anak untuk terus bermain. Anda dapat mengajaknya bermain lagi lain kali.
Setelah beberapa kali bermain, anak sudah mengenal anggota tubuh dan namanya. Anda bisa berpura-pura salah meletakkan tisu dan pancing anak untuk mengkoreksinya, Anda juga dapat meminta anak meletakkan tisu pada anggota tubuhnya sendiri atau tubuh Anda dan menyebutkan namanya. Gunakan boneka favorit anak Anda dan minta anak menunjukkan mata, hidung, tangan boneka itu.

Yuk Belajar Pantomim



Pantomim adalah salah  satu kesenian theater yang paling tua di dunia. Pantomim dilakukan dengan menggerakkan tubuh dan ekspresi wajah dan tidak berbicara sama sekali. Pantomim sering digunakan sebagai pertunjukan komedi yang menghibur.

Bermain pantomim mendorong anak mengamati, menirukan,dan acting, Permainan ini membantu anak menyadari tubuh dan emosinya dan mengembangkan imajinasinya. Anda dapat  mulai bermain pantomim dengan anak berusia 3-4 tahun.

Anda dapat memulai bermain dengan meminta anak membayangkan sebuah adegan dan kemudian melakukan mimik yang mudah seperti minum segelas susu, mengangkat barang yang berat, memakai baju, celana atau kaus kaki, memandikan gajah, menyisir rambut, memberi makan kepada burung, menggambarkan pintu, dsb. Anda dapat menyediakan sebuah cermin yang cukup besar agar anak dapat melihat dirinya melakukan pantomim.

Anda juga dapat mengajak anak mengenali emosi dengan meminta anak mengekspresikan rasa senang, bangga, sedih, marah, lelah, ingin tahu, dan sebagainya. Putarlah  sebuah lagu yang sudah dikenal oleh anak Anda dan mintalah anak mengekspresikan lirik lagu itu.

Agar lebih seru, ajak anak Anda bermain bersama teman-temannya dengan bergantian melakukan sebuah adegan dan anak yang lain menebak apa yang sedang digambarkan. 

Permainan Balita Sesuai Perkembangan 2 - 3 tahun


Pada tahun ketiga kehidupannya, balita mulai bermain bersama dan berinteraksi langsung dengan balita lain. Oleh karena itu balita akan menyukai permainan yang bersifat lebih sosial. Balita akan terlibat permainan yang membutuhkan berbagi dan bergiliran.
Mainan yang sesuai untuk perkembangan pada tahap ini antara lain

Puzzle sederhana
Balita Anda sudah memiliki kemampuan motorik halus yang dibutuhkan untuk bermain puzzle sederhana. Permainan ini mendorong balita belajar memecahkan masalah dan menyusun strategi. Puzzle juga memberikan sensasi pencapaian ketika balita menyelipkan kepingan puzzle yang terakhir.

Permainan olahraga
Dengan begitu banyak energi dan kemampuan fisik yang harus diasah, permainan dengan bola sangat disukai balita pada tahap usia ini. Balita dapat menendang bola, atau belajar memukulnya dengan raket. Permainan olahraga juga sangat baik untuk mempelajari kemampuan sosial: bergiliran dan bergantian, gagasan bermain dengan jujur dan menerima kekalahan dengan lapang dada.

Permainan dagang-dagangan
Sebuah cash register, uang mainan, keranjang belanja dan beberapa kardus bekas dapat digunakan balita untuk membuka tokonya sendiri. Permainan ini mengajarkan balita berinteraksi dengan orang lain dan membantunya memahami dunianya.

Sumber:: http://www.kidspot.com.au/

Permainan sesuai tahap perkembangan: 12 - 18 bulan


Pada usia sekitar 13 bulan, sebagian bayi sudah dapat berdiri dan berjalan, walaupun mungkin belum sempurna. Begitu bayi mulai berjalan, ia tidak ingin berhenti.  Mainan yang mendorong bayi terus bergerak adalah pilihan yang baik. Permainan balok-balok juga bagus untuk perkembangan karena pada usia ini bayi mampu menggabungkan ide-ide dan membuat rencana.
Pada tahap ini perkenalkan:
Mainan beroda
Balita Anda akan menyukai mainan yang dapat didorong atau ditarik atau sepeda mainan beroda tiga. Selain membantu balita melatih kemampuan fisik barunya, balita dapat memilih mau pergi ke mana dan bagaimana caranya. 
Balok-balok
Balita pada tahap ini menyukai balok-balok kayu atau mainan seperti Lego. Mainan jenis ini mendorong balita menciptakan sesuatu sesuai imajinasinya. 
Alat musik

Semua balita suka membuat suara. Anda dapat membeli alat musik seperti castanet, drum, triangle, tambourine atau recorder. Anda juga dapat membuat alat musik sendiri seperti panci-panci atau alat musik dari barang bekas. Balita Anda akan sibuk selama beberapa jam bermain band. 

Permainan Menjimpit Pasir



Permainan ini baik untuk melatih gerakan motorik halus anak. Gerakan motorik halus perlu dilatih agar anak dapat menulis dengan baik.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Pasir  (Pilihlah pasir yang tidak tajam, misalnya pasir laut. Bersihkan pasir dari kotoran dan benda-benda lain. Cuci dan keringkan pasir sebelum mengajak anak bermain)
  • Kertas koran untuk alas bila perlu.
  • Wadah misalnya mangkuk bila perlu
Caranya mudah sekali:
  • Letakkan sedikit pasir di lantai atau meja. Alasi dengan koran bila Anda mau. 
  • Minta anak menjimpit pasir (mengambil pasir dengan ibu jari dan telunjuk) dan memindahkannya ke tempat lain atau Anda dapat menyediakan wadah untuk pasir yang dipindahkan.
  • Agar seru, ikutlah bermain. Anda juga dapat mengajak anak-anak lain berlomba memindahkan pasir

Permainan ini dapat Anda ajarkan ketika anak mulai belajar menulis, atau bahkan pada usia 2-3 tahun.
Have fun!

Permainan Di Mana Anak Ayam?


Permainan ini sederhana sekali, bahkan tidak memerlukan alat apa pun. Tujuannya untuk melatih kemampuan bahasa dan pendengaran anak. 

Caranya:

  1. Bersembunyilah di belakang pintu dan tirukan suara anak ayam, "Ciap! Ciap!"
  2. Minta anak balita untuk mencari anak ayam 
  3. Jika anak Anda tidak dapat menemukan Anda, tunjukkan kaki atau tangan agar ia dapat melihat Anda, sambil terus menciap.
  4. Bersembunyilah di tempat lain dan lanjutkan permainan.
  5. Ganti anak ayam dengan anak hewan lain seperti kucing, sapi, bebek dan sebagainya.
  6. Setelah beberapa lama, tawarkan anak untuk bersembunyi dan dan menirukan suara anak hewan. 
  7. Lakukan seolah-olah Anda agak kesulitan menemukan anak Anda dan peluklah tiap kali Anda menemukannya.

Fun, bukan? Anak balita akan akan ketagihan dan ingin bermain lagi dan lagi.
Permainan ini cocok untuk balita berusia 12-15 bulan. 

Rangkak, Jalan, Rangkak, Jalan

Ketika mulai dapat berjalan, anak masih suka merangkak karena lebih cepat mencapai tujuannya. Ajak anak bermain sambil melatih berjalan.

  • Putar atau nyanyikan lagu favorit anak anda seperti "Dua Mata Saya" atau "Sayang Semuanya"
  • Gandeng tangan anak anda dan sambil bernyanyi berjalanlah mengikuti irama lagu.
  • Setelah beberapa saat, merangkaklah dan ajak anak anda mengikuti. Berganti-ganti anda berdua berjalan dan merangkak.
  • Ikuti bila anak anda tiba-tiba mengubah posisi, misalnya dari merangkak kemudian berjalan.
  • Permainan ini untuk anak berusia 12-15 atau sesuai perkembangan anak anda.

Gambar: http://www.edinburghnursery.com/eastlondonst/images/kid-crawling.jpg