Tampilkan postingan dengan label Brain Facts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Brain Facts. Tampilkan semua postingan

Mitos Atau Fakta? Kepribadian Seseorang Menunjukkan Belahan Otak Kiri atau Kanan yang Dominan

Jawabannya: Mitos
Fakta: Kedua belahan otak saling berhubungan dan saling tergantung
Anda mungkin pernah mendengar bahwa seseorang mempunyai otak kanan atau otak kiri yang lebih dominan, misalnya manusia dengan otak kanan dominan lebih kreatif dan artistik, sedangkan otak kiri membuat seseorang lebih teknis dan logis. Pemeriksaan otak membuktikan bahwa kedua belahan otak lebih sering bekerja bersama dalam pemrosesan yang rumit. Misalnya, pemrosesan bahasa yang dulu dianggap berhubungan dengan belahan otak kiri, sekarang diyakini berjalan di kedua belahan otak: belahan otak kiri memroses tata bahasa dan pengucapan sedangkan belahan otak kanan memroses intonasi.


Sumber: http://www.brainhq.com

Keriput yang Membuat Kita Cerdas


Kerutan pada wajah sama sekali tidak ada hubungannya dengan kecerdasan kita. Tapi keutan pada permukaan otak kita sangat erat hubungannya dengan kecerdasan. Permukaan otak manusia dipenuhi celah-celah,alur-alur yang lebih kecil yang disebut sulci, gunung-gunung yang disebut gyri. Permukaan otak ini disebut cerebral cortex dan merupakan rumah dari sekitar 100 milyar  neuron atau sel saraf.
Permukaan otak yang berlekuk-lekuk memungkinkan otak mengepak  lebih banyak area permukaan dan tentu saja lebih banyak kemampuan memproses ke dalam ruangan dalam tengkorak yang terbatas. Sepupu kita, para primata menunjukkan berbagai jenis keriput yang bervariasi pada otak mereka, demikian juga hewan cerdas lain seperti gajah. Penelitian yang dilakukan neuroscientist Lori Marino dari Emory University menemukan bahwa lumba-lumba memiliki otak yang lebih berkerut merut daripada manusia.


Sumber: http://www.livescience.com/12916-10-facts-human-brain.html


Fakta Tentang Otak Kita

Otak kita seperti komputer raksasa yang mengatur seluruh tubuh kita dan memungkinkan kita berpikir. Semua indera kita berkomunikasi dengan otak, dan otak mengirimkan sinyal-sinyal ke seluruh tubuh kita.
Otak terletak di dalam kepala kita dan bekerja terutama dengan bahan bakar gula yang dibuat oleh tubuh dari makanan kita.  Otak terus berubah, dan beradaptasi dengan apa saja yang terjadi dalam hidup kita.

Fakta Menarik tentang Otak Manusia
  • Otak orang dewasa beratnya sekitar 1,5 kg atau sekitar 2% berat tubuh, tapi menggunakan hampir 20% energi tubuh.
  • Otak dikelilingi cairan cerebrospinal. Cairan ini membantu melindungi otak dan memberikan nutrisi pada sel-sel otak.
  • Tengkorak kita yang terdiri atas 22 tulang yang bersambungan
  • Otak terdiri atas 3 bagian: otak besar, otak kecil dan batang otak.
  • Otak besar (cerebrum) bertanggung jawab atas pikiran, emosi, dan indera (sentuhan, rasa, penciuman dan penglihatan)
  • Otak kecil (cerebellum) membantu kita menjaga keseimbangan dan membantu mengkoordinasi gerakan tubuh
  • Batang otak menghubungkan otak dengan saraf tulang belakang. Batang otak juga bertanggung jawab pada semua hal yang secara normal tidak kita pikirkan (misalnya denyut  jantung, pernapasan dan pencernaan)
  • Otak kita terbagi menjadi 2 belahan, kiri dan kanan. Belahan otak kiri mengatur tubuh sebelah kanan, sedangkan belahan otak kanan mengatur tubuh sebelah kiri
  • Sebagian besar saraf di tubuh kita tersambung ke saraf tulang belakang, tapi ada 12 saraf yang tersambung ke otak. Saraf-saraf ini mengatur fungsi paling penting di tubuh kita termasuk penglihatan, gerakan wajah, dan denyut jantung.
  • Otak terdiri atas milyaran sel saraf yang menerima dan mengirim sinyal-sinyal ke bagian-bagian tubuh lain.
  • Tiap memori kita tersimpan aman di area khusus di otak yang disebut hipokampus.
  • Otak bekerja seperti aliran listrik yang  memberikan kita pikiran, emosi dan menggerakkan otot-otot kita
  • Otak memakai 25% dari semua udara yang kita hirup.
  • Otak juga mengatur pertumbuhan kita,  dengan zat kimia yang disebut hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar khusus yang disebut Pituitary gland.
  • Ketika kita lahir, kita sudah memiliki semua neuron (sel otak) yang akan kita miliki seumur hidup. Tapi sel-sel otak ini belum seluruhnya terhubung. Sel-sel otak akan saling terhubung ketika mempelajari hal-hal baru seperti merangkak, berjalan atau naik sepeda
  • Agar otak bekerja dengan baik, kita perlu makanan yang kaya potasium. kalsium dan asam lemak seperti Omega 3
  • Otak manusia besarnya 3 kali lipat otak hewan yang ukuran tubuhnya sama


Sumber: http://www.softschools.com

Pengaruh Buruk TV Pada Otak Anda

Berapa waktu yang Anda habiskan untuk menonton TV dalam sehari? Bayangkan berapa banyak waktu eksra yang Anda dapatkan dengan mengurangi waktu menonton TV dan  melakukan hal-hal yang produktif dan baik untuk Anda seperti berolah raga, melakukan hal yang kreatif atau sekedar bersantai. 

Selain menyita waktu, TV berpengaruh buruk pada otak Anda. TV adalah salah satu.mesin pencuci otak paling kuat yang pernah ada.

Tiap tahun begitu banyak dana dihabiskan industri makanan dan pabrik obat untuk menyampaikan pesan marketing untuk mempengaruhi pilihan makanan dan obat-obatan masyarakat. Dan sering kali tujuan mereka tidak sejalan dengan kepentingan Anda.

Bila Anda memilih menonton TV, bahkan bila hanya menonton berita, Anda perlu menanyakan pada diri sendiri siapa  yang berusaha menjual sesuatu kepada Anda.

Acara televisi sendiri tidak buruk secara intrinsik, dan banyak acara bagus ditayangkan, tapi kuncinya adalah, jangan menonton iklan. Jadi bila Anda hanya menonton acara TV tanpa iklan, Anda akan mengurangi pengaruh media secara radikal.

Sebagai orang dewasa, banyaknya waktu yang Anda ingin habiskan untuk menonton TV itu terserah Anda, tapi bila Anda mempunyai anak, berikan contoh yang baik dan batasi waktu anak-anak menonton TV.

Para ahli setuju bahwa membiarkan anak berusia di bawah 3 tahun menonton mempengaruhi perkembangan kemampuan bahasa dan sosial mereka dan meningkat risiko masalah kesehatan termasuk kelainan perhatian, autisme dan obesitas.

Anak-anak yang lebih besar juga menghadapi risiko sebagai berikut:
  • Mengubah pandangan  anak-anak dan pilihan anak terhadap makanan
  • Membuat anak-anak gemuk
  • Membuat anak-anak materialistis
  • Mendorong anak-anak lebih banyak  berhutang ketika dewasa
  • Membuat anak-anak lebih agresif
  • Mendorong anak-anak merokok
  • Meningkatkan risiko anak mengalami cedera serius


Sumber:  http://articles.mercola.com

Semua Bayi Lahir "Prematur"

Kepala bayi disiapkan untuk dapat melalui jalan lahir. Selain itu, tubuh dan rahim ibu tidak dapat menahan berat badan bayi bila tumbuh lebih besar lagi. Ini artinya bayi lahir dengan otak yang belum berkembang sempurna, yang hipersensitif terhadap stimulus.

Salah satu teori populer menjelaskan bahwa tiga bulan pertama setelah bayi lahir setara dengan trimester keempat yang mungkin menjadi alasan mengapa bayi suka dibungkus rapat dan merespon baik pada white voice (suara berisik seperti yang didengar bayi di dalam kandungan). Kandungan bunda bukan tempat yang sunyi senyap. Bayi dapat mendengar detak jantung ibu dan berbagai proses lain dalam tubuh ibu. Bayi baru lahir sering tertidur setelah mendengar suara berisik yang konstan seperti yang ia dengar di dalam rahim.

Teori lain menjelaskan bahwa manusia dirancang menjadi spesies yang sosial dan kultural dan dilahirkan lebih awal akan memberi kesempatan pada otak bayi untuk menyerap berbagai kesan dan inderawi dari pengalaman dibesarkan oleh sekelompok orang.

Sumber: http://mentalfloss.com

Fakta tentang Otak Anak Anda





Bantu anak-anak tumbuh dan belajar dengan menyediakan pengalaman yang memperkaya, yang meningkatkan kemampuan otak. Berikut ini fakta tentang otak anak:





  1. Masa anak-anak adalah kunci. Sebagian besar koneksi sel-sel otak terbentuk sebelum anak berusia 10 tahun. Pada masa ini juga saat yang paling baik bagi anak untuk mempelajari bahasa. Gunakan bahasa yang kaya dengan anak untuk mengembangkan kosa katanya.
  2. Otak membangun dirinya berdasarkan pengalaman indera yang berulang-ulang. Bagian otak yang mengelola bahasa berkembang pesat dengan adanya interaksi dengan orang lain karena otak dapat menghubungkan kata-kata dengan obyek dan pengalaman
  3. Gerakan tubuh menggerakkan otak. Tubuh yang aktif mendorong otak yang aktif pula, membuat pembelajaran yang melibatkan praktik langsung.
  4. Stres mengganggu pembelajaran. Cortisol adalah hormon yang merusak koneksi pada bagian otak yang mengelola pembelajaran dan memori. Anda tidak dapat melindungi anak dari semua stresor (penyebab stres), tapi relasi yang erat antara anak dengan Anda dan orang dewasa lain akan membantu anak belajar mengatasi stres dan merasa senang terhadap dirinya sendiri.
  5. Musik meningkatkan pembelajaran. Menyanyi, mendengarkan musik, bermain musik meningkatkan orientasi spasial dan berpikir matematis. Mempelajari rima meningkatkan kemampuan bahasa.
Sumber: http://www.scholastic.com

Otak Anda dan Air



Otak Anda mengandung air sekitar 85%. Oleh karena itu, air sangat berkaitan erat dengan fungsi otak. kurangnya air di otak dapat menyebabkan berbagai gejala seperti kesulitan fokus, memori, kelelahan otak dan brain fog (berkurangnya kapasitas mental yang ditandai dengan tidak mampu berkonsentrasi atau berpikir dan menalar dengan jelas, seperti otak tertutup kabut). Dehidrasi juga dapat menyebabkan sakit kepala, masalah tidur, kemarahan, depresi dan banyak lagi.
Menurut The Institute of Medicine, pada keadaan normal, pria dewasa perlu minum 3 liter air sehari, sedangkan wanita dewasa memerlukan 2,2 liter air sehari. Ketika cuaca panas dan Anda banyak berkeringat, atau saat mengalami diare atau muntah,  Anda memerlukan lebih banyak air. 
Menurut Mayo Clinics, tiap hari orang dewasa rata-rata mengeluarkan air melalui keringat, pernapasan, urine, BAB, seluruhnya lebih dari 2,3 liter. Bagaimana bila kita minum (termasuk air dari makanan kita) kurang dari jumlah air yang kita buang tiap hari?

Air dan Energi Otak
Otak adalah organ paling penting dalam tubuh yang sebagian besar terdiri dari air. Fungsi-fungsi otak sangat bergantung pada air yang cukup. Air memberikan energi listrik untuk semua fungsi otak, termasuk proses pikiran dan memori.

Menurut Dr. Corinne Allen, pendiri the Advanced Learning and Development Institute, sel-sel otak membutuhkan energi dua kali lipat sel-sel tubuh lain. Air menyediakan energi lebih efektif dari bahan lain.

Otak juga memerlukan air untuk menghasilkan hormon dan neurotransmitters. Transmisi saraf membutuhkan setengah dari seluruh energi otak. Ketika otak bekerja dengan  cadangan air yang cukup, Anda dapat berpikir lebih cepat, lebih fokus, dan pikiran Anda lebih jernih dan kreatif.

Asupan air harian juga dapat membantu mencegah kelainan kurang perhatian pada anak dan orang dewasa.
Kita perlu minum cukup banyak air sepanjang hari karena tubuh dan otak tidak dapat menghasilkan air sendiri agar dapat berfungsi optimal. Bila tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang kita minum, kita akan mengalami dehidrasi dan fungsi otak juga akan mengalami imbasnya.

Gejala dehidrasi pada otak
Dehidrasi menyebabkan otak tidak berfungsi dengan baik dan tidak bekerja dengan kecepatan penuh. Beberapa gejala mental dari dehidrasi antara lain brain fog, keletihan pada siang hari, masalah fokus, depresi, marah, emosi tidak stabil, kelelahan, sakit kepala, masalah tidur, stres, dan kurangnya kejelasan dan ketajaman mental.

Penelitian menunjukkan bahwa bila kita mengalami dehidrasi sebesar 1%, kita dapat mengalami penurunan fungsi kognitif sebesar 5%.

Bila otak mengalami dehidrasi 2%, kita dapat mengalami memori jangka pendek yang kabur, mengalami masalah fokus dan kesulitan mengerjakan perhitungan matematika.

Penelitian juga menunjukkan bahwa dehidrasi dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan sel-sel otak menyusut dalam ukuran dan massanya. Ini sering terjadi pada orang lanjut usia yang cenderung mengalami dehidrasi kronis selama bertahun-tahun.

Air juga penting untuk menyalurkan nutrisi ke otak dan mengeluarkan toksin. Bila otak terhidrasi dengan baik, pertukaran nutrisi dan toksin akan lebin efisien dan membantu konsentrasi dan ketajaman mental.

Saran-saran
  • Air menyediakan energi penting untuk otak, menjaga sinyal-sinyal saraf terkirim dan diterima dengan baik, menyalurkan nutrisi ke otak dan membuang racun. Kita perlu minum cukup air untuk menjaga otak tetap memiliki energi untuk bekerja dengan optimal. 
  • Mulailah hari Anda dengan minum air 400-500 mililiter air segera setelah bangun pagi.
  • Sediakan air minum di dekat Anda sepanjang hari, terutama bila pekerjaan Anda membutuhkan banyak aktivitas mental. Minum air secara teratur memberi otak bahan bakar, oksigen dan energi.
  • Minumlah air yang baik, yaitu air matang yang sudah direbus atau air kemasan yang terpercaya kualitasnya.
Sudahlah Anda cukup minum hari ini?


Sumber:
http://www.mayoclinic.org

Otak Bersifat Kompetitif Bahkan Terhadap Dirinya Sendiri


Otak manusia memiliki potensi yang sangat menakjubkan. Banyak orang berhasil melatih otak mereka untuk melakukan prestasi yang mengagumkan pada memori dan penghitungan. Para pendeta Budha belajar mengubah suhu tubuhnya dengan mengendalikan gelombang otak melalui meditasi. Orang yang mengalami kerusakan pada otak mendapatkan kembali kemampuan otaknya yang hilang.
Pernah mendengar istilah “Use it or Lose It”? Artinya bahwa kita akan kehilangan kemampuan kita bila tidak terus dilatih sehari-hari. Otak mengubah strukturnya berdasarkan bagaimana kita paling sering menggunakannya dan perubahan struktur ini mengubah kinerja kita. Kemampuan kita meningkat ketika berlatih dan kita dapat kehilangan kemampuan yang kita abaikan.  
Pada pelajar, “use it or lose it” sangat terasa. Misalnya seorang pelajar membaca 30 menit tiap hari pada hari sekolah. Ketika liburan panjang tiba, ia hanya membaca 30 menit dalam seminggu. Otak pelajar itu berpikir bahwa koneksi neuron yang digunakan untuk membaca tidak diperlukan lagi. Otak akan mengubah koneksi neuron dan lebih mementingkan aktivitas yang dilakukan si pelajar pada saat liburan misalnya berolah raga, menonton TV dll. Ini disebut plastisitas kompetitif.
Perubahan ini bagus ketika pelajar menikmati liburannya, tapi tidak demikian ketika ia harus kembali bersekolah. Banyak anak mengalami penurunan kemampuan membaca atau bahkan kehilangan kemampuan matematikanya setelah liburan. Lambat laun, penurunan ini dapat terakumulasi. Prestasi pelajar SMU/SMK berkaitan erat dengan aktivitas pembelajaran yang dilakukan selama liburan. Pelajar yang mencapai prestasi tinggi saat lulus SMU/SMK biasanya meluangkan waktu selama liburan dengan belajar untuk menjaga atau meningkatkan kemampuan akademisnya

Sumber http://www.scilearn.com

Bagaimana Otak Berhubungan Dengan Tubuh?

Otak berhubungan dengan tubuh melalui sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer (saraf tepi). Saraf tulang belakang merupakan perpanjangan otak. Saraf tulang belakang panjangnya kira-kira 44 cm pada orang dewasa. Letaknya pada tengah-tengah punggung.Saraf tulang belakang  dilindungi oeh 33 ruas tulang belakang (vertebrae).

Otak dan saraf tulang belakang disebut sistem saraf pusat. Saraf-saraf selain sistem tubuh saraf otak termasuk dalam sistem saraf perifer.


Sumber: http://idahoptv.org/sciencetrek/topics/brain/facts.cfm

Dapatkah Kita Menggelitik Diri Sendiri?


Pernahkah Anda mencoba menggelitik tubuh Anda sendiri? Apakah Anda merasa geli karena gelitikan Anda sendiri?

Jawabannya: Tidak. Ini terjadi karena otak kita menjaga agar indera kita fokus pada hal-hal yang lebih penting, seperti sinyal dari luar yang mungkin bisa tenggelam dalam lautan sensasi tanpa dasar yang terjadi bila kita dapat merasakan semua sentuhan yang kita lakukan pada tubuh kita sendiri. Untuk tujuan itu, ada bagian otak yang menghasilkan sinyal yang membedakan sentuhan kita sendiri dengan sentuhan orang lain. Bagian otak ini meliputi area sekitar seperdelapan dari seluruh otak

Sumber: http://www.learning-mind.com

Bagaimana Kasih Sayang Ibu Mengubah Otak Anak

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa merawat anak sejak bayi menyebabkan anak memiliki hippocampus yang lebih besar. Hippocampus adalah bagian otak yang penting untuk pembelajaranm memori dan respon stres.
Sebelumnya, penelitian pada anak tikus menunjukkan bahwa suport maternal berdampak positif pada pertumbuhan hippocampus  produksi sel-sel otak dan kemapuan menghadapi stres.
Penelitian pada manusia menemukan koneksi antara pengalaman sosial pada usia dini dengan volume amygdala yang membantu mengatur proses dan memori dari reaksi emosional.
Banyak penelitia juga menunjukkan bahwa anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang penuh kasih sayang mencapai prestasi yang lebih baik di sekolah dan lebih berkembang secara emosional dibandingkan anak-anak sebaya mereka yang kurang mendapat kasih sayang.
Gambar-gambar otak dalam penelitian juga menunjukkan kasih sayang ibu secara fisik mempengaruhi volume hippocampus. Anak-anak dari ibu yang penuh kasih sayang memiliki volume hippocampus 10% lebih besar daripada anak-anak dari ibu yang tidak banyak memberikan kasih sayang. Hasil penelitian menunjukkan hippocampus yang lebih besar dan memori yang lebih baik.

Sumber: http://www.livescience.com/

Bahagiakan Otak Anda Dengan Bersyukur


Para peneliti pada National Institutes of Health (NIH) meneliti aliran darah dan  aktivitas pada berbagai bagian otak ketika seseorang merasa bersyukur. Mereka menemukan bahwa subyek penelitian yang lebih bersyukur mengalami aktivitas yang lebih tinggi pada hipotalamus. Hal ini sangat penting karena hipotalamus mengendalikan banyak fungsi utama dalam tubuh, termasuk makan, minum dan tidur. Hipotalamus juga berperan besar pada metabolisme dan tingkat stres.
Pada beberapa penelitian lain, ditemukan bahwa bersyukur mempunyai dampak seperti pada peningkatan olah raga, peningkatan kualitas tidur,  berkurangnya depresi dan berkurangnya rasa sakit dan nyeri. Hal ini tentunya ada hubungannya dengan peningkatan aktivitas di hipotalamus.
Perasaan bersyukur juga secara langsung mengaktifkan dopamine. Ketika otak melepaskan dopamine, orang merasa senang atau bahagia, itulah sebabnya dopamine disebut hormon bahagia.
Dopamine juga penting untuk  mendorong orang melakukan tindakan. Dapat diartikan bahwa dopamine membuat Anda ingin melakukan sesuatu yang baru saja Anda lakukan. Otak Anda mengatakan,”Ayo, lakukan lagi”.   
Rasa  bersyukur  dapat memberikan dampak besar dalam hidup Anda karena menciptakan siklus yang baik di otak Anda. Otak Anda memiliki kekuatan besar untuk memfokuskan perhatian. Ketika Anda menemukan sesuatu yang Anda syukuri, otak Anda mulai mencari hal-hal lain yang harus disyukuri. Dengan demikian terciptalah siklus syukur di otak Anda.
Bersyukur tidak selalu mudah dilakukan, karena otak sangat mudah beradaptasi, kita sangat terbiasa dengan berbagai kemudahan dan kenyamanan di sekitar kita., sehingga kita sering lupa bersyukur Ketika rumah kita kebanjiran, mungkin kita bersyukur karena aliran listrik di rumah kita tidak padam. Tapi hal itu tidak berlangsung lama, Beberapa hari kemudian kita marah-marah karena tidak dapat menyelesaikan tugas karena giliran pemadaman listrik.  
Bersyukur membutuhkan latihan. Cobalah memikirkan hal-hal yang membuat Anda bersyukur tiap hari. Syukurilah apa Anda miliki, orang-orang terdekat Anda dan apa yang telah Anda alami.
Mulailah membuat jurnal dengan mencatat beberapa hal yang Anda syukuri hari ini. Bila Anda melakukannya setiap hari, makin mudahlah Anda membuat jurnal, bahkan mungkin daftar Anda akan bertambah panjang dari hari ke hari. Satu hal yang sangat penting adalah Anda bukan hanya memikirkan hal-hal yang patut Anda syukuri, tetapi benar-benar merasakan bersyukur.
Sudahkah Anda bersyukur hari ini?

Sumber: https://www.psychologytoday.com/blog/prefrontal-nudity/201211/the-grateful-brain

Aduh, Saya Terlalu Banyak Pikiran!


Judul artikel ini sering diucapkan ketika orang sedang memikirkan beberapa hal bersamaan. Tahukah Anda, bahwa kita mempunyai rata-rata 70.000 pikiran dalam sehari? Menakjubkan, bukan?


Menurut  Laboratory of Neuro Imaging at the University of Southern California, rata-rata orang mempunyai 48,6 pikiran dalam semenit, yang berarti hampir 1 pikiran tiap detik, tapi tidak semua pikiran kita sadari hanya sebagian kecil saja.  

Kita hanya menggunakan 10% otak kita?

Anda mungkin pernah membaca bahwa kita hanya menggunakan 10% dari seluruh otak kita. Tapi itu mitos.

Fakta  yang benar adalah kita secara virtual menggunakan seluruh otak kita. Misalnya ketika membaca artikel ini, kita menggunakan  frontal lobe dan occipital lobe  untuk melihat dan memahami isi artikel. Kita menggunakan hippocampus untuk mengingat. Sementara itu batang otak dan otak kecil membantu kita tetap dapat duduk, bernafas, mengedarkan darah ke seluruh tubuh dan mencerna makanan kita. Kelenjar pituitary  dan hypothalamus tetap bekerja untuk menjalankan fungsi lain dalam tubuh seperti pengaturan hormon, suhu tubuh dan banyak lagi.
Sumber: http://www.brainhq.com/

Mengapa Kita Menggaruk?




Menggaruk bagian tubuh yang gatal adalah  respon biologis yang agak membingungkan, karena alih-alih menyembuhkan gatal, menggaruk malah bisa menyebabkan luka atau memperparah luka yang sudah ada.

Sebuah teori tentang mengapa kita menggaruk adalah  garukan menstimulasi otak melepaskan endorphin, hormon yang mampu menghilangkan rasa sakit. Menggaruk memang membuat kulit lecet, namun endorphin yang dilepaskan otak akan mengurangi rasa sakit pada luka.

Sumber: http://www.brainhq.com/brain-resources/brain-facts-myths/brain-facts

Otak Mampu Menyalakan Bola Lampu


Otak kita terdiri atas sekitar 100 milyar sel mikroskopis yang disebut neuron. Dibutuhkan waktu lebih dari 3000 tahun untuk menghitung semua sel otak. Ketika kita tertawa, bermimpi, berpikir, melihat, atau bergerak, zat kimia dan sinyal listrik bergerak di antara neuron.melalui jutaan “jalan raya” di otak.

Aktivitas otak tidak pernah berhenti. Pesan-pesan lalu lalang di otak dengan kecepatan tinggi. Neuron membuat dan mengirim pesan lebih banyak dari semua hubungan telepon di seluruh dunia. Sebuah neuron menghasilkan sedikit listrik, namun semua neuron bersama-sama dapat menghasilkan listrik yang mampu menyalakan sebuah bola lampu berkekuatan watt kecil.

Sumber: http://kids.nationalgeographic.com/explore/science/your-amazing-brain

60% Otak adalah Lemak

60% dari otak terdiri dari lemak, yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Agar otak bekerja dengan optimal, jumlah lemak di otak perlu dijaga setinggi itu. Jumlah lemak otak kuran dari itu dapat mengakibatkan masalah neurobiologis.


Cameron Mott, Gadis Kecil yang Hidup Normal Dengan Separuh Otak


Cameron Mott berumur 3 tahun ketika ia mulai mengalami kejang-kejang hebat. Kadang-kadang gadis kecil yang lincah itu sedang bermain, tiba-tiba tubuhnya terjatuh dan kejang-kejang. Dalam sehari ia dapat mendapat serangan kejang  hingga lebih dari 10 kali.  

Cameron didiagnosa menderita Sindrom Rasmussen, kelainan kekebalan tubuh langka yang merusak otak.  Tubuh penderita menghasilkan antibodi yang menyerang sel-sel otaknya sendiri.
Untuk mengendalikan  kejang, Cameron harus mengkonsumsi obat penenang yang efeknya berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Ketika Cameron tidak mengalami serangan, ia berfungsi normal seperti anak-anak lain, tapi pada usia 5 tahun, ia mengalami kemunduran. Fungsi kognitifnya menurun dan Cameron tidak dapat berbicara.

Pada usia 6 tahun, dokter menganjurkan untuk melakukan sebuah operasi  mengangkat belahan kanan otak Cameron yang rusak.  Orang tua Cameron, Shelly dan Casey Mott menghadapi pilihan yang sangat berat, namun akhirnya mereka setuju dokter melakukan operasi radikal itu pada puteri mereka.

Operasi berlangsung di John Hopskins University Medical Center di Baltimore, dipimpin ahli bedah otak Dr. George Jallo. Operasi berlangsung selama lebih dari 7 jam.

Tubuh bagian kiri dikendalikan oleh otak belahan kanan. Setelah operasi, Cameron akan mengalami kelumpuhan pada tubuh bagian kiri.  Namun dokter yakin bahwa otak anak-anak memiliki kemampuan menakjubkan untuk menata ulang sambungan-sambungannya sendiri.
“Kami yakin pada  kemampuan otak anak-anak – atau plastisitas otak mereka. Belahan otak yang masih ada akan mengambil alih dan mengendalikan fungsi belahan otak yang sudah diangkat,” kata Jallo dalam sebuah wawancara.

Setelah operasi Cameron menjalani istirahat total selama 2 hari untuk memberi kesempatan otaknya menstabilkan diri. Kemudian ia menjalani terapi fisik intensif. Cameron mengalami kemajuan pesat, 4 minggu kemudian, ia dapat berjalan sendiri ke luar dan rumah sakit.

Otak manusia bersifat plastis, artinya otak mudah dibentuk. Prinsip plastisitas otak: apa yang dialami otak akan mengubah struktur otak. 

Dalam  kisah yang menakjubkan ini, otak kiri Cameron Mott mengambil alih fungsi otak belahan kanan yang sudah diangkat.
Kini Cameron hidup normal seperti anak-anak lain seusianya. Ia sudah kembali bersekolah. Bahkan ia sudah mulai belajar balet, mengejar cita-citanya untuk menjadi balerina.


Sumber: http://www.today.com/id/36032653/ns/today-today_health/t/meet-girl-half-brain/#.UuJ8KtLZHMw


Menguap Ternyata Baik Untuk Otak



Kita selalu menganggap menguap merupakan tanda bahwa kita mengantuk, bosan, gelisah, dan tidak tertarik. Ternyata bukan cuma itu. Menguap adalah salah satu fungsi tubuh yang penting, yang membantu otak berfungsi dengan lebih baik dan menjaga suhu otak yang optimal.

Menurut para peneliti di New York University di Birhamton, menguap adalah cara tubuh untuk mengatur keseimbangan suhu sehingga kita dapat berpikir dengan lebih baik. Itulah sebabnya banyak orang merasa perlu menguap ketika berada di ruangan yang panas, baik mereka lelah secara fisik maupun tidak.

Penelitian itu menyebutkan bahwa menguap adalah sebuah proses menambah energi yang memungkinkan tubuh melakukan transisi dari satu kondisi ke kondisi lain, misalnya dari tidur ke kondisi terjaga.

Menurut Andrew Gallup, penulis penelitian ini, kurang tidur dapat menyebabkan suhu tubuh dan juga suhu otak meningkat, jadi mungkin memang ada hubungan antara menguap dan mengantuk.

Selain  menyarankan untuk mengatasi kurang tidur dengan lebih banyak tidur, Gallup juga yakin melakukan hal-hal yang menyejukkan tubuh seperti mandi air dingin atau berenang di kolam, juga akan membantu mengurangi kebutuhan menguap.


Menurut sebuah artikel yang terbit pada Januari 2010, menguap juga dihubungan dengan peningkatan dopamine, zat kimia otak yang berurusan dengan kebahagiaan dan hubungan dengan orang lain. Dopamine meningkat sebagai respon tubuh pada kegiatan menguap dan sebaliknya, memberi kita perasaan bahagia dan perasaan terhubung dengan orang-orang di sekitar kita.

http://www.naturalnews.com/029659_yawning_medicine.html

Menikah Membuat Panjang Umur




Menikah dapat memperpanjang umur seseorang, terutama para pria. Seorang suami yang bahagia dapat hidup 10 tahun lebih lama dari perkiraan hidupnya.  Sementara wanita dapat mendapat bonus umur sekitar 4 tahun.

Perkawinan yang bahagia memberikan suport emosional dan tekad yang mampu memperpanjang umur. Pasangan yang bahagia saling membantu menyembuhkan luka-luka emosional dari masa kecil mereka dan membentuk kemampuan untuk mellihat dari sudut pandang yang berbeda, dan membentuk saling ketergantungan dengan mengandalkan satu sama lain. Ketiga hal ini menentukan kesehatan psikologis.

Masih ada keuntungan lain dari menikah yaitu pasangan Anda dapat membuat Anda lebih cerdas! Menemukan pasangan yang tepat dapat meningkatkan kecerdasan Anda.

Pasangan Warner Schale dan Sherry Willis, keduanya banyak melakukan penelitian penting mengenai penuaan dan kognisi, menulis, “Dalam penelitin kami, kami mengikuti perkembangan pasangan-pasangan suami isteri dalam jangka waktu yang lama. Kami menemukan bahwa kemampuan intelektual pasangan menikah meningkat seiring waktu. Sang suami atau isteri yang pada awal pernikahannya memiliki fungsi kognitif yang lebih rendah  mampu ‘mengejar’ kemampuan kognitif pasangannya yang lebih tinggi.  Jadi intinya, menikahlah dengan orang yang lebih cerdas dari Anda!”

Sumber:
http://www.deseretnews.com/article/865565878/Marriage-promotes-longevity-new-study-finds.html?pg=all