TENTANG PLASTISITAS OTAK 2

Anda tentunya masih ingat bahwa otak memiliki kemampuan yang menakjubkan untuk mengatur dirinya kembali dengan membentuk koneksi-koneksi baru antara sel-sel  otak (neuron).

Faktor apa yang penting pada plastisitas otak?

Selain faktor genetik, lingkungan di mana seseorang tinggal, juga perilaku/tindakan-tindakan orang itu memegang peranan pada plastisitas otak.

Neuroplastisitas otak terjadi:

1-    Pada awal kehidupan: ketika otak yang immatur menata dirinya sendiri
2-    Pada kasus cedera otak: mengganti fungsi-fungsi yang hilang atau memaksimalkan fungsi  yang masih ada.
3-    Pada usia dewasa: kapanpun seseorang mempelajari atau mengingat sesuatu yang baru.

SETIAP AKTIVITAS ANAK BERDAMPAK TERHADAP OTAK ANAK


Bagaimanakah anak anda mengisi waktunya?

Tahukah Anda, bahwa setiap kegiatan yang anak ataupun anda lakukan terhadap anak Anda mengubah otak? Otak merupakan organ tubuh yg aktif dan senantiasa memberi respon atas segala input yang masuk.

Sehingga setiap aktifitas yg dilakukan anak pada dasarnya bersifat melatih otak. Dengan membaca, anak melatih kemampuan baca. Berlatih instrumen mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan musik. Main game, meningkatkan ketrampilan bermain game. Melalui chatting? Skill chatting makin canggih, bisa dilihat dari kecepatan mengetik dan berpikir anak dalam menjawab chatting.

Sudah sesuaikah aktifitas yang anda dan anak lakukan dengan prioritas hidup anda? Atau apakah kemudian Anda membiarkan anak Anda melatih otaknya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat?

MUSIK KLASIK: MANFAATNYA BAGI OTAK ANAK



Efek Mozart yang terkenal itu didapat dari penelitian para ilmuwan di University of California pada tahun 1993 yang menemukan bahwa mendengarkan musik yang diciptakan Mozart (Sonata in D major) ternyata dapat meningkatkan IQ dan memori. Musik dan proses spasial (ruang) memiliki satu jalur persarafan.

Mungkin banyak musik lain yang bisa meningkatkan kecerdasan, tapi sampai saat ini belum ada  -penelitiannya. Jadi mengapa tidak memperdengarkan lebih banyak musik yang sudah terbukti khasiatnya, daripada yang belum terbukti manfaatnya.

Selain itu, cara kerja alami otak adalah mencari pola. Seperti disebutkan di atas ketrampilan mengenali pola sangat dibutuhkan dalam kecerdasan matematika. Musik klasik dapat meningkatkan kecerdasan karena memiliki pola yang jelas dan unik.

Disamping itu, manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk merasakan berbagai macam emosi dari  ang paling sedih sampai yang paling bahagia, dan masih banyak karakter emosi lain di antara keduanya. Kelebihan musik klasik adalah kemampuannya untuk membangkitkan berbagai macam emosi yang terkandung dalam diri seseorang.

Segala macam emosi akan terekspresikan, bahkan mungkin emosi yang belum pernah dirasakan seseorang pada pengalaman hidup sehari-hari. Hal itu saya alami secara pribadi, bahwa saya pernah merasakan sukacita dan damai yang terdalam melalui musik klasik.

WORKSHOP “MENGATASI MASALAH UNDERACHIEVEMENT PADA ANAK ANDA”

Apakah prestasi anak Anda kurang memuaskan? Apakah anak Anda kurang termovitasi dalam belajar atau lambat menerima pelajara?

Kondisi demikian merupakan ciri-ciri anak Anda mengalami masalah underachievement, atau anak Anda sesungguhnya tidak mencapai prestasi optimal yang bisa diraihnya.

Mengapa demikian?

Sebagian besar masalah underachievement pada anak disebabkan faktor psikologis, yang salah satunya ketidaktepatan dalam pendidikan anak. Baik yang diberikan oleh orang tua maupun sekolah.

Bagi Anda yang ingin mengetahui tentang underachievement pada anak, tentang bagaimana gejalanya, faktor penyebab dari cara mendidik orang tua, dan solusi untuk menciptakan anak yang highachievement, maka kami akan mengadakan Workshop “Mengatasi Masalah Under-achievement pada anak.

Workhop ini kami rencanakan setiap hari sabtu dalam beberapa klas, dan waktu tentatif. Bagi yang berminat segera mendaftarkan diri Anda dengan mengirimkan e-mail minat ikut serta  dengan menyebutkan nama, alamat, no yang bisa dihubungi, dan alasan mengikuti workshop ini ke andydameliala@yahoo.com dengan biaya hanya Rp. 250.000,- / orang (pembayaran dapat dilakukan pada saat akan mengikuti workshop).  

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Sekretaris Resourceful Parenting di nomor 085925077652

HATI-HATI MEMARAHI ANAK ANDA!


“ Kamu jangan ribut!!! Diammmm!!!” seru seorang Ibu pada anaknya sambil mendorong pipi anaknya dengan kasar. Seketika itu juga si anak menangis dengan keras.

Banyak orang tua yang memarahi anaknya dengan penuh emosional. Mereka tidak menyadari tindakan tersebut berdampak negatif bagi perkembangan otak anak, karena berperan menciptakan lingkungan toksit.

Lingkungan yang toksik dapat membunuh sel-sel otak. Narkoba, alcohol, stres, konflik keluarga, bahkan kemarahan orang tua memacu produksi hormon stres (kortisol) pada otak anak.

Tahukah Anda jika kortisol dapat mengakibatkan kematian sel saraf otak, sehingga menurunkan jumlah sambungan antar sel saraf di otak. Dampaknya, berkurangnya sambungan self saraf merupakan penyebab utama penuaan.

Jadi pada dasarnya konflik dalam rumah tangga, kemarahan orang tua, tidak baik terhadap perkembangan otak anak. Oleh sebab itu kedua bentuk toksik tersebut harus diminimalisir sedemikian rupa. Jika Anda gemar memelihara hal tersebut sama saja Anda mengharapkan anak Anda untuk mengalami proses penuaan.

MENETAPKAN ATURAN PADA ANAK


Orang tua perlu menyatakan dengan jelas perilaku seperti apa yang diharapkan dari si anak. Demikian pula sampai dimana kebebasan yang anda berikan. 

Banyak orang tua yang enggan menerapkan aturan karena sudah takut duluan, anak akan menentangnya. Tanpa disadari, hal itu justru akan sangat merugikan anak.

Tanpa struktur, maka yang ada hanyalah ketidakpastian. Sebaliknya, struktur yang jelas dan pasti akan menimbulkan rasa aman bagi anak. Selain itu, aturan di rumah membantu anak untuk mengatur kegiatan dan perilakunya.

Pada awalnya anak akan mematuhi aturan itu karena orang tuanya, tapi nanti pada akhirnya anak akan menjalankan aturan dengan alami, karena kesadaran sendiri. Kontrol dari luar sangat dibutuhkan pada tahap awal untuk terciptanya kontrol dari dalam secara sukarela pada tahap berikutnya.

Anak-anak tidak dilahirkan untuk menjadi otomatis bisa berterima kasih setiap mendapatkansesuatu, menggosok gigi sebelum tidur, berpamitan sebelum pergi, mengucapkan salam perpisahan, sabar menunggu giliran ketika orang tua sedang berbicara. Semua aturan itu harus dicontohkan dan diajarkan dengan sabar sampai melekat dan menjadi kebiasaan yang otomatis.

Bersiaplah kalau sekali-sekali anak membantah (itu sudah pasti),namun jangan pernahkhawatir. Peganglah prinsip pengajaran anda dengan teguh. Jauh lebih baik kalau kita kesulitan dalam menerapkan ketegasan sementara anak masih kecil, daripada berkompromi, membiarkannya berlarut-larut sampai anak tumbuh besar dan sulit untuk diubahkan kebiasaan
buruknya.

LUANGKAN WAKTU UNTUK ANAK


Banyak sekali orang tua bertanya mengenai pemenuhan kebutuhan waktu dengan anak. Mana yang lebih penting, kuantitas atau kualitas waktu?

Dua-duanya penting!

Komponen yangterpenting dari kualitas waktu adalah perhatian penuh dari anda. Faktor kedua adalah aktifitas yang anda lakukan bersama. Walaupun seorang ibu rumah tangga tinggal di rumah sepanjang hari namun jika pikirannya tidak tertuju pada anak, tidak akan banyak membantuperkembangan anak.

Ibu-ibu yang bekerja sepanjang hari, sehingga hanya meluangkan waktu sedikit untuk anak, juga akan kehilangan banyak momen penting dalam kehidupan anak.

Saranuntuk orang tua bekerja: Sebisa mungkin jagalah keseimbangan antara waktu untuk anak,waktu bekerja dan waktu untuk hal-hal lainnya. Untuk hal ini, kata kuncinya adalah: Evaluasiprioritas hidup anda.

Jika anda termasuk orang tua yang menempatkan anak sebagai salah satuprioritas utama dan terutama, maka anda pasti setuju bahwa kualitas seorang anak sangatditentukan oleh kualitas pengasuhan orang tua.

Semakin tinggi kualitas yang anda harapkan,semakin tinggi pula tuntutan waktu dan perhatian untuk mencapainya. Sebagai contoh nyatahampir semua olahragawan kelas dunia (world champion)memiliki orang tua (salah satu ataukeduanya) yang mengabdikan dirinya bagi perkembangan prestasi sang juara secara penuhwaktu (fulltime).