Seminar Konseling Keluarga



Andyda Meliala menjadi pembicara pada Seminar Konseling Keluarga -  Ketrampilan Perkawinan 12 Mei 2012 dan membawakan topik Maksimalkan Kapasitas Otak Anak Anda.  

Buku Successful Parenting



Perjalanan sebagai orang tua bukan semata untuk mencapai tujuan. Mengarungi perjalanan panjang yang bermakna dan menyenangkan sebagai orag tua pun tak kalah pentingnya.

Anda ingin menjadi orang tua yang sukses dalam mendidik anak?

Jadikan buku SUCCESSFUL PARENTING sebagai panduan.

Buku ini akan membantu Anda memahami:
·         Samakah memberikan kasih sayang dengan memanjakan?
·         Mengapa dan bagaimana orang tua perlu belajar dari atlit kaliber dunia?
·         Gaya mengasuh anak yang menjamin keberhasilan
·         Bagaimana mengajarkan matematika kepada sejak dini ?
·         Apa yang harus dilakukan untuk mengubah periaku anak nakal?
      Dan masih banyak lagi

Pemesanan :  Hubungi 0821 3341 5615
                          E-mail: resourccefulparenting@gmail.com

Haruskah Cemas Bila Anak Mengompol?


Ngompol biasanya bukan merupakan tanda masalah medis atau emosional. Namun Anak yang tiba-tiba mengompol atau disertai gejala-gejala lain bisa jadi adalah gejala medis. Bawalah anak ke dokter. Dokter akan memeriksa kemungkinan adanya infeksi saluran kencing, konstipasi, masalah dengan kandung kencing, diabetes atau stress.

Waspadai bila anak anda:
·           Tiba-tiba mulai ngompol setelah selama sedikitnya 6 bulan 
       tidak ngompol sama sekali
·           Mulai mengompol pada siang hari
·           Berubah perilaku di sekolah dan di rumah
·           Mengeluh merasa panas atau sakit pada saat buang air kecil.
·           Sering buang air kecil
·           Mulai mengompol disertai demam
·           Minum atau makan jauh lebih banyak dari biasanya
·           Mengalami pembengkakan pada kaki atau pergelangan
·           Anak masih ngompol pada usia 7 tahun.


Baca juga tip mengatasi anak mengompol pada artikel Anak Anda Masih Ngompol? http://resourceful-parenting.blogspot.com/2012/05/anak-anda-masih-ngompol.html

Tolong Ikan Koi (Maze)

Ikan koi ini melompat dari kolam dan tidak dapat kembali.
Kalau tidak segera ditolong, ia akan mati.
Maukah kamu menolong menemukan jalan kembali ke kolam?






Maze diadaptasi dari http://www.printablemazes.net/preview/Simple_Mazes_Set_1

Anak Anda Masih Ngompol?



Buang air kecil pada saat tidur atau mengompol umum terjadi pada anak di bawah usia 6 tahun,  Biasanya makin bertambah usianya mengompol akan berhenti dengan sendirinya. Namun beberapa anak masih mengompol hingga agak besar.

Mengompol dapat merusak kepercayaan diri anak. Anak malu dan merasa bersalah. Anak juga cemas jika harus menginap di rumah teman atau pada acara-acara lain. Beberapa anak malah tidak berani tidur semalaman  karena takut mengompol.

Orang tua harus terus meyakinkan anak bahwa mereka yakin bahwa anak mereka dapat mengatasi masalah ini.  Berikan suport dan kata-kata positif untuk membantu anak. Jelaskan bahwa ngompol adalah bagian dari perkembangan anak dan tidak akan terjadi selamanya.

Tips untuk membantu anak mengatasi masalah mengompol:
·       Jangan menyalahkan anak atau menghukumnya. Anak tidak dapat mengontrol masalah ngompol, menyalahkan atau menghukum hanya akan memperburuk keadaan.
·       Bersikap sabar dan suportif. Jangan membesar-besarkan masalah setiap kali anak ngompol, Bila anda pernah mengalami masalah yang sama ketika masih kecil, ceritakan kepada anak bahwa lambat laun anda dapat mengatasinya.
·       Buat aturan dalam keluarga bahwa anak yang mengompol tidak boleh diejek atau ditertawakan. Ini juga berlaku untuk mereka yang di luar keluarga inti. Jangan membicarakan masalah ngompol di depan anggota keluarga yang lain.
·       Mengompol biasanya menurun dalam keluarga. Bila anda atau anggota keluarga lain mengompol ketika masih kecil, ceritakan kepada anak dan jelaskan bahwa anda lambat laun berhenti ngompol.
·       Ajarkan tanggung jawab.  Ajak anak membantu anda mengganti sprei dan jelaskan bahwa itu bukan hukuman namun bagian dari proses mengatasi masalah ini.
·       Gunakan alas agar hanya sprei yang basah. Untuk mempermudah anda, gunakan alas tahan air  agar kasur tidak basah.

Selain membantu anak secara emosional, berikut ini tips yang dapat membantu anda mengurangi frekuensi mengompol.
-     Ingatkan anak untuk pergi ke kamar mandi sebelum pergi tidur.
-     Usahakan anak lebih banyak minum pada siang hari dan mengurangi minum pada malam hari.
-     Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan soda pada sore dan malam hari.
-     Usahakan anak bangun pada malam hari untuk buang air kecil. Jangan berfokus pada anak tidak 
    boleh ngompol, melainkan bantulah agar anak memahami pentingnya bangun untuk pergi ke kamar 
    mandi. Kalau perlu bangunkan anak dan ajak ke kamar mandi.
-     Pastikan anak mudah ke kamar mandi. Pindahkan perabotan dan barang-barang yang menghalangi 
    jalan ke kamar mandi. Jika perlu, sediakan pispot di kamar anak.
-     Pujilah anak bila ia tidak mengompol.

Gambar: http://pinkoddy.files.wordpress.com/2011/09/292336-2863-37.jpg


Anda dapat membaca artikel Haruskan Cemas Bila Anak Mengompol http://resourceful-parenting.blogspot.com/2012/05/haruskah-anda-cemas-bila-anak-mengompol.html


Kotak Pandora



Dahulu kala, Zeus, raja para dewa, menyuruh Hephaestus membuatkannya seorang puteri.  Hephaestus menciptakan seorang wanita dari tanah liat. Wanita itu cantik rupawan dan diberi nama Pandora. 

Zeus mengirim Pandora turun ke bumi dan menikahkannya dengan Epimetheus. Zeus melakukan semua ini untuk membalas dendam kepada Prometheus, saudara Epimetheus. Prometheus telah memberikan api kepada manusia tanpa izin Zeus.

Zeus memberikan sebuah kotak yang dikunci kepada Pandora dan menyuruhnya berjanji, tidak akan membuka kotak itu. Ia juga memberikan kunci kotak itu kepada Epimetheus dengan pesan yang sama. Zeus yakin bahwa Epimetheus dan Prometheus tidak akan membuka kotak itu.

Pandora penasaran, ia ingin tahu apa yang ada di dalam kotak yang terkunci rapat itu. Ia meminta kunci kepada suaminya, namun Epimetheus tidak mau memberikannya.

“Kau tahu bagaimana sifat Zeus ayahmu,” kata Epimetheus.

“Aku hanya ingin melihat isinya, aku hanya akan mengintip sebentar saja,” bujuk Pandora.

“Jangan. Aku takut ayahmu menaruh benda yang akan mencelakakan kita dalam kotak itu.”

Pandora terdiam. Namun rasa ingin tahunya tidak dapat dibendung.  Ketika Epimetheus sedang tidur lelap, Pandora mengambil kunci dan membuka kotak itu.

Dari dalam kotak keluarlah segala macam penyakit, kebencian, iri hati, kejahatan dan semua hal buruk yang belum pernah dialami manusia. Pandora cepat-cepat menutup kotak itu kembali. Namun terlambat, semua hal buruk itu telah terbang ke seluruh dunia.

Epimetheus terbangun oleh suara tangisan Pandora. Tersedu-sedu  Pandora menceritakan apa yang telah terjadi.

“Aku tidak dapat menangkap mereka,” isaknya. “Lihatlah kotak ini sekarang kosong.”

Pandora membuka kotak dan menunjukkannya kepada suaminya. Seekor kumbang kecil terbang keluar sebelum Pandora dapat menutup kotak itu kembali.

Kumbang kecil itu terbang mengelilingi Pandora.

“Pandora, aku Harapan,” kata kumbang itu, “Aku berterima kasih kepadamu karena membebaskanku.” Ia lalu terbang pergi.

Di dunia sekarang ada Iri hati, Kejahatan, Kebencian dan Penyakit, namun bersama mereka juga ada Harapan.


Hingga sekarang, bila seseorang melakukan sesuatu yang menimbulkan masalah besar yang sebelumnya tidak terduga, ia disebut "membuka kotak Pandora".

Bagaimana cerita tadi? Menarik bukan?
Yuk, sekarang kita tes, apakah kamu memahami cerita ini dengan baik?
Jawab pertanyaan ini ya!

Siapa yang menciptakan Pandora?

Pandora diciptakan dari apa?

Mengapa Zeus ingin membalas dendam kepada Epimetheus dan Prometheus?

Ketika Pandora membuka kotak, apa yang keluar dari dalamnya?

Sebutkan hal-hal buruk dan satu-satunya hal baik yang keluar dari dalam kotak?


Gambar diadaptasi dari http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSJnM4Nkwn_6xAyLue6-TVFiZKx05gq1K8dY0-EOOuoFCW_ICqxEbEadxQBQw