Jawaban Pak Jem Membeli Kuda (Teka-Teki Matematika)



Pak Jem membeli seekor kuda dengan harga 5 juta rupiah. Kemudian ia menjualnya dan membawa pulang uang 6 juta rupiah. Pak Jem kemudian ingin membeli kuda itu kembali. Ia membayar 7 juta rupiah. Beberapa hari kemudian ia berpikir bahwa sebenarnya ia tidak membutuhkan seekor kuda, maka ia menjual kuda itu kembali dengan harga 8 juta rupiah.

Pak Jem kemudian berpikir, “Berapa keuntunganku membeli dan menjual kuda itu? Atau impas? Atau... aku malah merugi?”

Maukah kamu membantu pak Jem? Coba hitung, apakah pak Jem mendapat keuntungan, merugi atau impas alias tidak untung dan tidak rugi? 


Jawaban:  
Pada waktu menjual kuda,pak Jem mendapat keuntungan 1 juta rupiah. Pada saat membelinya kembali ia merugi 1 juta rupiah, Ketika menjual kudanya kembali ia mendapat keuntungan 10 juta rupiah. Jadi secara keseluruhan pak Jem mendapat keuntungan 1 juta rupiah. 

Gambar:
http://www.illustrationsof.com/royalty-free-counting-clipart-illustration-1048614.jpg
http://www.dreamstime.com/toon-horse-4-thumb13758503.jpg

Manfaat Jigsaw Puzzle Bagi Anak




Jigsaw puzzle adalah teka-teki yang dibuat dari sebuah gambar yang dipotong-potong dengan desain khusus dan dapat disambung-sambung kembali membentuk gambar yang utuh. Jigsaw puzzle sangat menarik bagi anak-anak dan membantu meningkatkan kreativitas. Namun jigsaw puzzle juga memberikan pengalaman edukatif pada semua usia, bahkan pada usia lanjut.

Manfaatnya antara lain:

Kemampuan memecahkan masalah yang lebih baik.
Jigsaw puzzle membantu meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan juga penalaran. Bahkan mengerjakan teka-teki yang sederhana pun menuntut anda berpikir bagaimana menyelesaikannya secepat mungkin. Mengerjakan jigsaw puzzle juga meningkatkan kemampuan motorik dan meningkatkan fungsi otak.

Meningkatkan  koordinasi mata
Menyambung-nyambung keping jigsaw puzzle membentuk gambar utuh membantu meningkatkan koordinasi mata. Anak-anak juga lebih memahami warna dan bentuk. Tema yang digunakan juga dapat dijadikan materi edukasi, misalnya angka-angka atau abjad

Meningkatkan motivasi dan konsentrasi
Setiap tahap menyusun jigsaw puzzle, meletakkan keping-keping pada posisi yang tepat dan pada akhirnya menyelesaikan gambar yang utuh, mendorong produksi dopamine, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur mood dan mempengaruhi konsentrasi dan motivasi. Dopamine memegang peranan penting dalam rasa senang, memori .  pengendalian motorik.

Meningkatkan harga diri
Setiap pencapaian akan memperkuat harga diri anak. Menyelesaikan jigsaw puzzle akan menimbulkan rasa puas dan rasa pencapaian. Anda dapat mulai dengan puzzle sederhana dan jumlah kepingnya sedikit. Bila anak sudah dapat menyelesaikannya dengan cepat, tingkatkan dengan puzzle yang lebih rumit dan menantang.

Bila sebuah puzzle dapat diselesaikan dengan baik dan cepat, sediakan puzzle baru yang lebih menantang. Anda juga dapat mengajak anak menggunakan cara yang berbeda untuk menyelesaikan puzzle.

Teka-teki membuat pikiran aktif
Jigsaw puzzle dan semua teka-teki membuat pikiran aktif dan awas. Teka-teki menenangkan walaupun membutuhkan kemampuan mental. Jigsaw puzzle sangat membantu orang-orang berusia lanjut untuk membuat otak mereka aktif.

Manfaat Edukatif
Pilihlah jigsaw puzzle yang mempunyai nilai edikatif, misalnya gambar peta dunia, tata surya, abjad.  Pada waktu menyusun puzzle bersama anak anda, ceritakan atau tanyakan sesuatu tentang gambar pada puzzle tersebut. Misalnya, “Sekarang kita cari huruf G ya. Coba lihat kira-kira warnanya apa?” Atau, “Ini negara Indonesia, yang di sebelahnya ini negara apa?”

Jigsaw Puzzle Abjad dari kayu
Jigsaw Puzzle Peta Dunia

Pada Jigsaw puzzle biasanya tercantum rentang usia anak yang sesuai dengan tingkat kesulitan puzzle tersebut. Pilihlah yang sesuai dengan usia anak anda. Puzzle yang terlalu sulit akan menyebabkan anak frustasi dan kehilangan minat. Setahap demi setahap sediakan puzzle yang lebih rumit. Jangan lupa pilih puzzle dengan gambar dan warna yang menarik.


Ajak seluruh keluarga menyusun jigsaw puzzle sehingga menjadi hiburan yang mendidik.
Have Fun!


Gambar:
http://daveharman.com/wp-content/uploads/2011/11/jigsaw-puzzle-2.jpg
http://www.gameoz.com.au/images/detailed/15/fish_puzzle_alphabet.jpg



Jawaban TTS Tubuh Kita
















M











A
L
I
S



T




T



L
E
H
E
R


K
A
K
I




L





U



U

I





K



S

N




P
U
N
G
G
U
N
G




I


I

S

A




P


G








I

L
I
D
A
H















Origami Topi








1.    Gunakan kertas berbentuk persegi panjang.
    Lipat dua memanjang, lalu buka.
2.    Lipat dua ke bawah.
3.    Lipat sudut-sudut atas ke arah garis tengah




4.    Lipat sudut bawah ke dasar segitiga.
    (hanya lapisan yang teratas)








5.    Lipat ke atas sekali kali.



 6.    Balik, lakukan hal sama pada sisi yang lain.


 

7.    Topi kamu sudah jadi!




Sumber: http://www.origami-fun.com/origami-hat.html




Jawaban Teka-Teki 9 Titik


Sakit Kepala = Nyeri Otak?




Salah! Otak manusia tidak memiliki reseptor nyeri sehingga tidak dapat merasakan nyeri.  Otak melaporkan bahwa bagian tubuh anda yang lain nyeri,  namun bukan dari otak sendiri. Perubahan suhu, tekanan,  bahkan kerusakan pada jaringan otak tidak akan terdeteksi oleh otak kecuali bila mempengaruhi bagian di sekitar otak yang terhubung dengan  sistem saraf.

Tumor atau kista pada otak atau cedera pada otak menyebabkan sakit kepala, namun rasa nyeri itu sebenarnya diakibatkan oleh tekanan pada jaringan saraf atau pembuluh darah di sekitar otak, bukan pada otak itu sendiri.  Fakta aneh ini nyata-nyata berguna dalam banyak operasi otak, dimana pasien tetap sadar selama operasi berlangsung. Dalam  situasi seperti ini, pasien dapat melaporkan perubahan-perubahan pada apa yang dirasakannya kepada dokter sehingga dokter dapat menghindarkan bahaya  pada bagian otak yang penting.

Gambar: http://www.howitworksdaily.com/wp-content/uploads/2011/12/Headache-Science-Photo-Library.jpg

Tak Terkalahkan Oleh Api



Pada suatu malam di bulan Desember 1914, kompleks laboratorium Thomas Alva Edison terbakar. Kompleks itu terdiri dari 6 bangunan. Semuanya terbakar habis. Kerugian diperkirakan sekitar 2 juta dollar, belum termasuk hancurnya semua penemuan dan catatan kerja Edison seumur hidupnya.
Malam itu, pada saat terjadi kebakaran, putera Thomas, Charles khawatir akan ayahnya. Ia berlari-lari dengan panik mencari sang ayah. Charles menemukan Thomas sedang berdiri memandangi api. Mukanya merah dan rambut putihnya berkibar-kibar ditiup angin. Ketika melihat Charles, Thomas berteriak, “Mana ibumu?”

“Ajak dia ke sini,” lanjutnya.  “Ia tak akan pernah melihat kejadian seperti ini lagi seumur hidupnya!”

Malam itu Thomas berkata, “Walaupun aku sudah berumur 67 tahun, aku akan memulai lagi besok.”

Keesokan harinya, Thomas berjalan-jalan di dekat bara api yang telah menghancurkan begitu banyak impian dan harapannya. “Ada nilai yang besar dalam bencana. Semua kesalahan kita terbakar habis. Syukurlah kita dapat memulai lembaran baru! Kita akan membangun yang lebih baik dan lebih besar di atas puing-puing ini.”

Dengan bantuan sahabatnya Henry Ford,  Edison langung membangun kembali laboratoriumnya. Tiga minggu setelah kebakaran itu, Edison menyelesaikan phonograph.