Jelaskan, Maka Anda Menjadi Lebih Paham


Percaya atau tidak, untuk melatih otak dan memori, kita dapat melakukan hal-hal sederhana yang mungkin tidak terpikir  Berbagi sesuatu yang kita ketahui jauh sangat berguna bagi kita daripada sekedar ngobrol yang tak tentu arahnya. Cobalah menjelaskan sesuatu kepada orang lain misalnya, setelah membaca berita di koran, ceritakan kembali kepada orang lain. Bila melihat sebuah patung atau lukisan, berpalinglah dan coba ingat-ingat kembali detil-detil patung atau lukisan itu. Lalu ceritakan kepada orang lain. Proses menjelaskan atau menceritakan kembali ini akan memperkuat pengertian anda sendiri mengenai informasi tersebut.

Untuk melatih otak anak, ajak anak anda menceritakan kembali apa yang ia ketahui. Misalnya setelah anda membacakan sebuah cerita, minta anak menceritakannya kembali kepada anda, teman-temannya, atau anggota keluarga. Demikian juga setelah anak menonton sebuah film, mengunjungi museum, melihat pohon natal raksasa di mal atau menjelaskan detil mainan yang diidamkannya. 

Bila anak mendapat pelajaran baru di sekolah, minta anak menjelaskan sambil bermain, misalnya main sekolah-sekolahan dan anak berperan sebagai guru. Supaya lebih fun, mintalah anak menirukan gaya gurunya atau anda ketika menjelaskan. Bahkan bila anak baru mempelajari lagu baru di sekolah, anda bisa memintanya menyanyikan lagu itu dan mengajarkannya kepada anda. 

Permainan Angka Sudoku 9

Masukkan angka 1 sampai 4 ke dalam kotak.
Tiap baris dan tiap kolom harus berisi angka 1 sampai 4.






Lihat jawabannya di sini: http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1551962615636433433#allposts/postNum=5

Sumber:http://www.puzzlechoice.com/pc/Sudoku_KS11x.html

Nasrudin Hoja Meminjam Panci



Pada suatu hari Nasrudin meminjam sebuah panci dari tetangganya. Esoknya ia mengembalikan panci itu bersama sebuah panci yang lebih kecil.

“Pancimu beranak ketika kupinjam,” kata Nasrudin.

Tetangganya yang senang karena mendapat bonus, tidak mengatakan apa-apa.

Beberapa hari kemudian, Nasrudin meminjam panci yang besar lagi. Seminggu kemudian, karena Nasrudin tidak juga mengembalikan panci itu, tetangganya menegurnya, “Nasrudin, tolong kau kembalikan panciku ya.”

“Wah, aku tidak bisa mengembalikannya,” jawab Nasrudin.

“Kok tidak bisa?”

“Pancimu mati!”

“Mana mungkin panci bisa mati?”

“Lho,” kata Nasrudin, “kau percaya panci bisa beranak, mengapa kau tak percaya bahwa panci bisa mati?”

Gambar: http://etc.usf.edu/clipart/65200/65227/65227_pot_lg.gif

Quotation



We never know the love of a parent till we become parents ourselves.
Henry Ward Beecher
          Gambar: http://c69282.r82.cf3.rackcdn.com/baby_model.jpg
     

In My Daughter's Eyes - A Tribute to Mothers




In my daughter's eyes

I am a hero
I am strong and wise and I know no fear
But the truth is plain to see
She was sent to rescue me
I see who I want to be
In my daughter's eyes

In my daughter's eyes
Everyone is equal
Darkness turns to light
And the world is at peace
This miracle God gave to me
Gives me strength when I am weak
I find reason to believe
In my daughter's eyes

When she wraps her hand around my finger
Oh, it puts a smile in my heart
Everything becomes a little clearer
I realize what love is all about

It's hangin' on when your heart has had enough
It's giving more when you feel like giving up
I've seen the light
It's in my daughter's eyes

In my daughter's eyes
I can see the future
A reflection of who I am and what will be
Though she'll grow and someday leave
Maybe raise a family
When I'm gone I hope you'll see
How happy she made me
In my daughter's eyes


Lagu oleh Martina McBride

Bagaimana Agar Anak Tersenyum Di Foto?




Kapan terakhir anda membuat foto keluarga atau foto anak-anak di studio foto? Bagaimana pengalaman anda membawa keluarga untuk difoto? Apakah anak-anak anda tersenyum alami dalam foto?

Sebagian anak menikmati difoto. Mereka tersenyum dan berpose dengan alami dan percaya diri. Namun sebagian besar anak sebaliknya. Mereka tegang dan anak-anak yang masih kecil sering rewel atau ketakutan karena berada di tempat asing dengan orang-orang asing pula. Selain itu juga mereka harus duduk diam dan tersenyum.

Berikut  ini beberapa tips untuk memudahkan anda membuat foto anak-anak di studio.
1.         Carilah fotografer yang biasa memotret anak-anak.  Mereka biasanya lebih mudah berinteraksi dengan anak-anak. Fotografer yang tidak terbiasa dengan anak-anak sering kali gugup, atau tidak sabar. Akibatnya anak-anak tambah tegang dan rewel.

2.        Usahakan anak-anak cukup tidur sebelum membawa mereka ke studio.

3.        Buatlah perjanjian terlebih dahulu, carilah saat yang tepat pada waktu studio sepi pengunjung.  Teleponlah lagi sebelum anda pergi ke sana untuk memastikan bahwa anda dan anak-anak tidak menunggu terlalu lama.

4.         Berdirilah di dekat fotografer dan lakukan sesuatu yang lucu sehingga anak-anak menatap ke arah yang tepat dan tersenyum. Jangan memaksa anak tersenyum bila ia belum siap. Pancing anak agar tertawa sehingga anak rileks dan ekspresi wajahnya tersenyum. Anda dapat menyanyi dan mengganti liriknya dengan kata-kata yang lucu sehingga anak-anak tertawa.

5.         Satu cara yang tidak pernah gagal membuat anak-anak tertawa: pada saat anak-anak sudah siap difoto, katakan beberapa kali dengan nada serius, “Anak-anak, jangan senyum!”, “Ingat ya, ga boleh ketawa.” Biasanya anak-anak akan geli dan justru makin lebar senyumnya.

http://jamesmauldin.net/temp/sample/cathylee/images/3_smiling_kids.JPG

Tanya Jawab: Anak Memukul



Pertanyaan.
Anak saya perempuan berusia 5 tahun suka memukul adiknya yang berusia 3 tahun.
Bagaimana cara menghentikannya?

Jawaban:         
  • Hal yang paling penting diperhatikan dalam mengajar anak agar tidak memukul adalah: pastikan bahwa ia tidak dipukuli di rumah dan tidak melihat orang lain memukul di rumah.
  •  Jika anak memukul, segera singkirkan dia dari tempat itu. Jika ia berada di halaman, segera ajak dia masuk ke rumah. Jika ia di rumah, pindahkan ke kamarnya ataupun ruangan di mana dia merasa paling nyaman.
  • Tinggalkan anak di kamar itu, dan katakan bahwa ia memerlukan waktu untuk menenangkan diri. Jangan bicarakan hal lain, karena ia sedang kecewa sehingga tidak bisa memperhatikan  dengan baik. Jika ia membangkang dan keluar kamar, tuntun ia dengan tenang kembali ke kamarnya.
  •  Anak perlu mengerti bahwa ia bukan sedang dihukum, melainkan diajari untuk menenangkan diri. Ketika dia sudah tenang, bicarakan dengannya tentang aturan keluarga: “Dilarang memukul.”

-          Bersabarlah, hasilnya mungkin tidak akan datang dalam sekejab. Tetapi jika anda konsisten melakukannya, metode ini sangat efektif.

Gambar: http://www.clipartheaven.com/clipart/people/cartoons_(m_-_s)/mother_&_daughter_1.gif