Tips Membantu Anak TK Dengan Matematika


Menghitung dapat menjadi aktivitas yang meyenangkan. Nyanyikan lagu anak tentang menghitung seperti “Satu Ditambah Satu” atau “Anak Ayam”. Cari buku berhitung di toko buku atau perpustakaan. Ada banyak permainan menghitung seperti Ular Tangga, kartu Domino,
Permainan komputer dan gadget lain. Ada banyak permainan di komputer dan telepon pintar yang dapat digunakan oleh anak-anak untuk belajar matematika sambil bermain. Ada juga banyak situs internet yang menyediakan game matemetika dapat Anda gunakan. Pilihlah permainan yang sesuai dengan anak Anda.
Menghitung lompat. Ketika anak sudah mahir  menghitung satu per satu, perkenalkan menghitung lompat misalnya lompat 2 atau 3.
Gunakan perlengkapan rumah tangga sebagai alat hitung. Ajak anak berlatih penambahan dan pengurangan menggunakan benda-benda di sekitar Anda, seperti sendok, mangkuk dsb. Bila anak sudah mahir dengan penambahan dan pengurangan cobalah mengajarkan perkalian sederhana.
Manfaatkan rasa ingin tahu anak. Berburu angka dan menemukan tempat-tempat dimana ada angka seperti jam dinding, televisi, kalendar, telepon dsb.
Gunakan aktivitas sehari-hari. Misalnya “Keluarga kita terdiri atas empat orang. Berapa piring yang kita gunakan untuk makan malam di meja makan?”
Dapur sebagai zona matematika. Buatlah beberapa kue atau kue kering, minta anak Anda menghitund bahan kue. Aktivitas ini adalah waktu bersama kelaurga yang menyenangkan. Berikan kue yang baru masak sebagai hadiah. Sediakan hiasan lemari es bermagnet untuk digunakan untuk membuat pola dan mengerjakan  soal  matematika sederhana.
Berbicara tentang waktu. Konsep waktu kadang sulit dimengerti anak-anak. Bicarakan dengan anak tentang menit dan jam. Coba ajak mereka menghitung hari dan minggu misalnya berapa kali kita tidur sebelum akhir minggu.
Mengenali bentuk geometris dan ukuran. Coba bermain “Aku lihat ...” Carilah warna, bentuk dan angka di seluruh ruangan.
               
Sumber: https://www.edu.gov.on.ca/abc123/eng/tips/mathkto3.html


Tebak Gambar



Mengapa Kucing Selalu Mengejar Tikus?


Raja Ansa adalah raja Calabar yang memerintah selama lima puiuh tahun. Ia mempunyai seekor kucing yang setia sebagai penjaga gudang dan seekor tikus sebagai pembantunya.

Tikus itu jatuh cinta kepada seorang gadis pelayan raja. Ia tidak dapat memberi hadiah kepada gadis itu karena ia miskin dan tidak mempunyai uang. Pada suatu hari ia  membuat lubang pada atap  gudang sehingga ia dapat masuk. Tikus itu mencuri jagung dan buah-buahan dan memberikannya  kepada kekasihnya.

Pada akhir bulan itu, ketika kucing melaporkan catatannya kepada raja, diketahui bahwa cukup banyak jagung dan buah-buahan yang hilang dari gudang. Raja sangat marah dan minta si kucing nenjelaskan. Tapi kucing tidak tahu bagaimana persediaan itu bisa hilang, hingga salah satu temannya berkata bahwa tikuslah yang mencuri di gudang dan memberikan barang curiannya kepada kekasihnya.

Ketika kucing melaporkan kejadian itu kepada raja, raja  memanggil gadis pelayan itu dan memerintahkan hukuman cambuk untuknya. Sementara itu raja menyerahkan tikus kepada kucing untuk dihukum dan ia memecat kucing dan tikus.  Kucing sangat marah kepada tikus sehingga ia langsung menerkam dan membunuh tikus. Sejak saat itu kucing selalu mengejar tikus dan berusaha membunuhnya.



Permainan Angka Sudoku

Masukkan angka 1-6 ke dalam kotak. tiap baris, kolom dan kotak 3 x 2 harus berisi angka 1-6.

Bercerita Tanpa Buku Cerita



Membacakan cerita untuk anak meningkatkan banyak bidang penting dalam perkembangan anak usia dini misalnya pengenalan kata-kata baru, repetisi, memori, pengucapan kata dan yang paling penting, menciptakan kelekatan khusus antara Anda dan anak.

Anda mungkin tidak dapat menemukan buku cerita yang sesuai, tetapi sebetulnya Anda tidak harus menggunakan sebuah buku secara fisik. Anda dapat mengarang sendiri cerita Anda dan meceritakaannya kepada anak Anda.

Bagaimana Anda dapat  menciptakan sebuah cerita? Anda tentu masih ingat mengarang cerita pada masa sekolah dulu.  Ciptakan sebuah tokoh, seorang anak laki-laki atau perempuan,  atau seorang dewasa atau seekor hewan. Kemudian pikirkan alur cerita, di mana cerita terjadi? Apa yang dialami tokoh Anda? Bagaimana perasaannya? Mengapa hal ini terjadi? Apakah cerita Anda mengandung moral atau pengajaran? Banyak hal yang dapat Anda masukkan ke cerita Anda. Buatlah catatan-catatan yang akan membantu Anda .
Sekarang Anda dapat mencoba bercerita dangan kata-kata sendiri. Jangan menghafal cerita, tapi ingatlah beberapa hal penting dalam cerita itu sebagai panduan.   Ceritakan cerita Anda sealami mungkin.  Anda dapat berlatih di depan cermin untuk melihat di mana Anda dapat menambahkan emosi, misalnya tawa, kesedihan, kemarahan dsb.  Gunakan nada suara sebagai alat untuk membedakan suasana, emosi atau membedakan tokoh. Misalnya suara lembut dan terbata-bata untuk menggambarkan tokoh yang sedang ketakutan, suara yang keras ketika tokoh sedang marah dsb. Gunakan imajinasi Anda. Anda dapat menggunakan boneka atau alat lain untuk menghidupkan cerita Anda.

Pada kesempatan pertama, wajar bila Anda kurang lancar bercerita. Tapi kesempatan berikutnya akan lebih mudah bagi Anda. Makin sering Anda bercerita dan mengarang cerita Anda akan menjadi lebih mahir. Bila Anda mengalami kesulitan, biarkan anak-anak ikut berpartisipasi dalam permainans menebak secara interaktif. Bukan saja aksn menciptakan cara bercerita yang unik tapi anak-anak akan manyukainya.



Quotation


Berapa Orang Naik Sepeda Motor ini?


Sumber: www.bhavinionline.com