Sumber: http://www.dragoart.com/
Gadis Siput
Di dekat kota Fuzhou, pada delta sungai Min, ada sebuah pulau yang dihuni
banyak keluarga petani dan nelayan. Dahulu kala, seorang pemuda petani tinggal
di pulau itu, namanya Xie Duan. Xie Duan hidup sebatang kara, kedua orang
tuanya sudah lama meninggal. Xie Duan rajin bekerja dan suka membantu teman dan
tetangganya.
Pada suatu sore, Xie Duan pulang dari sawah. Ia menemukan
seekor siput dengan cangkang yang sangat indah. Ia membawa siput pulang dan
meletakkannya di sebuah mangkuk berisi air.
Esok malamnya Xie Duan pulang. Ia terkejut karena lantai rumahnya telah disapu bersih. Tidak ada debu dan kotoran yang menempel. Sementara itu, rumah beraroma sedap. Di meja makan tersedia makanan yang masih panas.
“Dari mana makanan ini? Siapa yang membersihkan rumahku?”, tanya Xie Duan dalam hati. "Pasti tetanggaku yang membalas bantuan yang kuberikan." Xie Duan memang sering membantu tetangganya dan tidak pernah mau dibayar. Tetangga Xie Duan kemudian membalas bantuan itu dengan mengirimkan makanan.
“Dari mana makanan ini? Siapa yang membersihkan rumahku?”, tanya Xie Duan dalam hati. "Pasti tetanggaku yang membalas bantuan yang kuberikan." Xie Duan memang sering membantu tetangganya dan tidak pernah mau dibayar. Tetangga Xie Duan kemudian membalas bantuan itu dengan mengirimkan makanan.
Xie Duan bertanya kepada tetangga-tetangganya, apakah ada yang membersihkan rumahnya dan memasak makan malam untuknya. Tapi tak seorang pun melakukan itu untuk Xie Duan. Akhirnya Xie
Duan makan santapan lezat itu dan pergi tidur.
Esok malamnya, sekali lagi Xie Duan mendapati rumahnya sudah bersih dan makanan lezat tersedia di mejanya. Seperti kemarin, tidak seorangpun mengaku telah melakukannya.
Esoknya, Xie Duan pulang dari sawah lebih awal. Ia sengaja tidak langsung masuk ke rumah, tapi mengintip dari jendela. Rumahnya masih seperti ketika ia pergi tadi pagi. Tak ada orang di dalam rumah. Xie Duan menunggu dengan sabar. Tiba-tiba ia melihat sesuatu yang bergerak di mangkuk tempat ia meletakkan siput. Seorang gadis cantik keluar dari cangkang siput. Gadis itu menyapu rumah. Kemudia ia menyiapkan makan malam.
“Nona! Nona!” Xie Duan sudah masuk ke rumah. “Siapa kau? Apakah kau yang memasak dan membersihkan rumahku?”
Gadis itu mau lari, tapi Xie Duan menghalanginya. Akhirnya ia bercerita bahwa ia adalah siput sungai yang dibawa pulang oleh Xie Duan. Ia berubah menjadi seorang wanita karena ingin membantu Xie Duan yang hidup sendirian.
Esok malamnya, sekali lagi Xie Duan mendapati rumahnya sudah bersih dan makanan lezat tersedia di mejanya. Seperti kemarin, tidak seorangpun mengaku telah melakukannya.
Esoknya, Xie Duan pulang dari sawah lebih awal. Ia sengaja tidak langsung masuk ke rumah, tapi mengintip dari jendela. Rumahnya masih seperti ketika ia pergi tadi pagi. Tak ada orang di dalam rumah. Xie Duan menunggu dengan sabar. Tiba-tiba ia melihat sesuatu yang bergerak di mangkuk tempat ia meletakkan siput. Seorang gadis cantik keluar dari cangkang siput. Gadis itu menyapu rumah. Kemudia ia menyiapkan makan malam.
“Nona! Nona!” Xie Duan sudah masuk ke rumah. “Siapa kau? Apakah kau yang memasak dan membersihkan rumahku?”
Gadis itu mau lari, tapi Xie Duan menghalanginya. Akhirnya ia bercerita bahwa ia adalah siput sungai yang dibawa pulang oleh Xie Duan. Ia berubah menjadi seorang wanita karena ingin membantu Xie Duan yang hidup sendirian.
“Bolehkah aku tinggal di sini?” tanya gadis itu.
Otak Anda dan Air
Otak Anda mengandung air sekitar 85%. Oleh karena itu, air sangat berkaitan
erat dengan fungsi otak. kurangnya air di otak dapat menyebabkan berbagai
gejala seperti kesulitan fokus, memori, kelelahan otak dan brain fog (berkurangnya kapasitas
mental yang ditandai dengan tidak mampu berkonsentrasi atau berpikir dan
menalar dengan jelas, seperti otak tertutup kabut). Dehidrasi juga dapat menyebabkan sakit
kepala, masalah tidur, kemarahan, depresi dan banyak lagi.
Menurut The Institute of Medicine, pada keadaan normal, pria
dewasa perlu minum 3 liter air sehari, sedangkan wanita dewasa memerlukan 2,2
liter air sehari. Ketika cuaca panas dan Anda banyak berkeringat, atau saat
mengalami diare atau muntah, Anda memerlukan lebih banyak air.
Menurut Mayo Clinics, tiap hari orang dewasa rata-rata mengeluarkan air melalui keringat,
pernapasan, urine, BAB, seluruhnya lebih dari 2,3 liter. Bagaimana bila kita
minum (termasuk air dari makanan kita) kurang dari jumlah air yang kita buang
tiap hari?
Air dan Energi Otak
Otak adalah organ paling penting dalam tubuh yang
sebagian besar terdiri dari air. Fungsi-fungsi otak sangat bergantung pada air
yang cukup. Air memberikan energi listrik untuk semua fungsi otak, termasuk
proses pikiran dan memori.
Menurut Dr. Corinne Allen, pendiri the Advanced Learning and
Development Institute, sel-sel otak
membutuhkan energi dua kali lipat sel-sel tubuh lain. Air menyediakan energi
lebih efektif dari bahan lain.
Otak juga memerlukan air untuk menghasilkan hormon dan neurotransmitters. Transmisi saraf
membutuhkan setengah dari seluruh energi otak. Ketika otak bekerja dengan
cadangan air yang cukup, Anda dapat berpikir lebih cepat, lebih fokus,
dan pikiran Anda lebih jernih dan kreatif.
Asupan air harian juga dapat membantu mencegah
kelainan kurang perhatian pada anak dan orang dewasa.
Kita perlu minum cukup banyak air sepanjang hari
karena tubuh dan otak tidak dapat menghasilkan air sendiri agar dapat berfungsi
optimal. Bila tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang kita minum, kita
akan mengalami dehidrasi dan fungsi otak juga akan mengalami imbasnya.
Gejala dehidrasi pada otak
Dehidrasi menyebabkan otak tidak berfungsi dengan baik
dan tidak bekerja dengan kecepatan penuh. Beberapa gejala mental dari dehidrasi
antara lain brain
fog, keletihan pada siang hari, masalah fokus, depresi,
marah, emosi tidak stabil, kelelahan, sakit kepala, masalah tidur, stres, dan
kurangnya kejelasan dan ketajaman mental.
Penelitian menunjukkan bahwa bila kita mengalami
dehidrasi sebesar 1%, kita dapat mengalami penurunan fungsi kognitif sebesar
5%.
Bila otak mengalami dehidrasi 2%, kita dapat mengalami
memori jangka pendek yang kabur, mengalami masalah fokus dan kesulitan mengerjakan
perhitungan matematika.
Penelitian juga menunjukkan bahwa dehidrasi dalam
jangka waktu panjang dapat menyebabkan sel-sel otak menyusut dalam ukuran dan
massanya. Ini sering terjadi pada orang lanjut usia yang cenderung mengalami
dehidrasi kronis selama bertahun-tahun.
Air juga penting untuk menyalurkan nutrisi ke otak dan
mengeluarkan toksin. Bila otak terhidrasi dengan baik, pertukaran nutrisi dan
toksin akan lebin efisien dan membantu konsentrasi dan ketajaman mental.
Saran-saran
- Air menyediakan energi penting untuk otak, menjaga sinyal-sinyal saraf
terkirim dan diterima dengan baik, menyalurkan nutrisi ke otak dan
membuang racun. Kita perlu minum cukup air untuk menjaga otak tetap
memiliki energi untuk bekerja dengan optimal.
- Mulailah hari Anda dengan minum air 400-500 mililiter air segera
setelah bangun pagi.
- Sediakan air minum di dekat Anda sepanjang hari, terutama bila
pekerjaan Anda membutuhkan banyak aktivitas mental. Minum air secara
teratur memberi otak bahan bakar, oksigen dan energi.
- Minumlah air yang baik, yaitu air matang yang sudah direbus atau air
kemasan yang terpercaya kualitasnya.
Sudahlah Anda cukup minum hari ini?
Sumber:
http://www.mayoclinic.org
Langganan:
Postingan (Atom)






