Gelindingkan!

Aktivitas ini Cocok untuk anak usia 1 - 2 tahun

Apa yang diperlukan;
Benda yang  rata dan cukup panjang seperti papan, nampan, karton tebal yang kukuh, atau buku besar. Letakkan bantal atau setumpuk buku sebagai pengganjal sehinga papan seperti seluncuran.


Pembelajaran; 
Aturan, berbagi, bekerja sama, bahasa

Yang harus Anda lakukan:
  • Mulai mengelindingkan benda dan kemudian minta anak melakukannya.
  • Gelindingkan bola, dan benda lain, misalnya benda yang bagian bawahnya ada karet sehingga menempel pada seluncuran atau benda yang bagian bawahnya rata
  • Bicarakan tentang warna dan tekstur benda yang digelindingkan
  • Bersoraklah ketika anak meluncurkan benda yang menggelinding dengan mudah untuk meningkatkan harga dirinya

Berapa Umurnya?

Ibu Rosita berkata, "Ketika umur saya 6 tahun, adik saya Anita setengzh umur saya.
Sekarang saya berumur 45 tahun, berapa umur Anita?"

Apa Penyebab Stres Pada Anak-Anak?


Stres adalah reaksi tubuh secara fisik, kimiawi dan emosional  terhadap situasi yang : luar  biasa, membingungkan atau menggairahkan.  Walaupun kehidupan anak-anak tampak begitu sederhana, anak dari segala xciting situation. usia dapat mengalami stres. Tetapi tidak semua  stres berdampak buruk.    Stres normatif,  yang terjadi pada saat transisi sepanjang masa perkembangan anak seperti  belajar berjalan, masuk sekolah dan berkenalan dengan teman baru sebetulnya adalah bentuk produktif dari kecemasan karena membantu anak berkembang dan menjadi lebih mandiri.
Sebaliknya, stres karena perubahan hidup biasanya lebih membingungkan dan mengecewakan untuk anak. Kejadian atau situasi yang dapat memicu stres karena perubahan hidup misalnya;
  • Perceraian. Ketika orang tua bertengkar terus menerus atau berpisah,  rasa aman anak terancam, anak merasa sendirian dan ketakutan.
  • Pindah. Pergi ke rumah, lingkungan, sekolah, kelompok teman yang baru dapat manyebabkan anak merasa tidak aman dan bingung
  • Kematian. Kematian anggota keluarga yang dekat, teman, atau hewan kesayangan sering membingungkan dan rasa duka yang ditimbulkannya terasa sangat menyakitkan. Anak mungkin merasa ditinggalkan atau bila anak merasa menjadi sebab  kematian itu maka ia akan merasa bersalah. Selain itu, kematian yang terjadi  secara acak, misalnya karena kecelakaan mobil dapat menyebabkan anak gelisah dan ketakutan.
  • Jadwal yang terlalu padat. Dari kegiotan sekolah ke latihan atletik kemudian les musik tanpa waktu untuk bersantai dapat menyebabkan kecemasan pada anak yang tidak mampu menghadapi jadwal yang terlalu padat.
  • Tekanan dari teman sebaya. Anak usia pra sekolah dapat terpengaruh oleh bagaimana cara anak-anak lain berpikir dan bertindak. Tidak ingin berbeda  dengan anak-anak lain dapat membuat anak menjadi cemas dan gelisah.
  •  


Sumber: parents.com

Quotation


Yuk Menggambar Pikachu!



Teka Teki Matematika


Kebo Iwa

Dahulu kala, sepasang suami istri hidup di  Bali. Mereka sudah lama menikah tapi belum juga dikarunial anak.Tak henti- hentinya mereka berdoa kepada Tuhan agar diberi keturunan. 

Doa mereka akhirnya dikabulkan. Sang isteri mengandung dan melahirkan seorang bayi laki-laki. Suami isteri itu sangat bahagia. Tapi  bayi mereka tidak seperti bayi pada umumnya. Ia makan dan minum lebih banyak dari bayi lainnya.  Makin besar ia makan dan minum makin banyak.  Ketika ia menhginjak usia remaja tubuhnys sebesar kerbau. Orang-orang memanggilnya Kebo Iwa.

Karena kebiasaaan makannya, Kebo iwa menghabiskan banyak uang untuk membeli makanan. Orang tuanya tidak mampu lagi menyadiakan makanan untuknya. Akhirnya mereka minta bantuan dari warga desa.

Warga desa kemudian bergotong royong memasak untuk Kebo  Iwa dan membangun rumah  yang besar untuknya. Tubuh kebo Iwa seperti raksasa sehingga tidak dapat lagi tinggal di rumah orang tuanya.

Lama kelmaan warga desa kewalahan menyediakan makanan untuk Kebo Iwa. Mereka akhirnya hanya menyediakan bahan mskanan dan meminta pemuda itu  memasak sendiri makanannya.

Kebo Iwa setuju dan sebagai ucapan terima kasihnya. Ia mambangun bendungan dan menggali sumur. Ia juga melindungi desa dari binatang buas.

Sementara itu tentara Majapahit merencanakan untuk menyerang Bali. Mereka tahu tentang  Kebo Iwa. Mereka juga tahu bahwa mereka tidak dapat mengalahkan Bali dengan Kebo Iwa ada di sana.
Ia terlalu kuat.

Maha Patiih Gajah Mada yang memimpin Majapahit membuat rencana. Tentatra Majapahit meminta Kebo Iwa pergi ke Majapahit untuk menggali sumur karena saat itu musim kering panjang. Kebo iwa tanpa prasangka pergi ke Majapahit.

Ketika Kebo Iwa sedang sibuk menggali sumur yang besar, tentara Majapahit menutup lubang sumur dengan tanah, sehingga Kebo Iwa tertimbun. Ia mengalami kesulitan bernapas sehingga ia tewas dalam sumur yang dikerjakannya.

Setelah Kebo Iwa meninggal, Bali dikalahkan oleh Majapahit. Hingga sekarang Kebo Iwa dikenang karena jasanya untuk Bali dan Majapahit.