CIRI-CIRI ANAK CERDAS BAHASA


Bakat berbahasa adalah salah satu kecerdasan yang mudah dikenali. Anak-anak dengan kecerdasan berbahasa tinggi biasanya mampu menggunakan struktur bahasa yang kompleks sebelum berumur 2 tahun. Hal-hal lain yang bisa menjadi tanda kecerdasan adalah:

Pada anak usia <4 tahun:
  • Walaupun masih bayi, tapi sudah mampu mengeluarkan bunyi sebagai respons terhadap percakapan dengan orang dewasa.
  • Mampu mengucapkan kata pertama pada usia dini.
  • Menggunakan kata-kata yang sering digunakan orang dewasa
  • Berbicara seperti orang dewasa, seolah-olah setara dengan orang dewasa
  • Mampu mengucapkan kata-kata sederhana dengan satu atau dua suku kata, menguasai jumlah kata yang banyak
  • Mampu membuat bunyi yang bermacam-macam walaupun tak ada artinya
  • Menirukan bunyi (ambulans, klakson mobil, mobil, dsb)
  • Mengenali (tidak harus membaca) huruf dan kata-kata, seperti misalnya simbol McDonald, KFC
  • Tertarik pada buku, membuka halaman dan tertarik pada isinya.
 Pada anak usia 5-7 tahun:
  • ·bicara dalam kalimat
  • mengerti dan mengikuti perintah dan permintaan
  • menirukan tindakan kita tanpa menggunakan kata-kata
  • merangkai kata-kata untuk berkomunikasi
  • berusaha menulis huruf
  • mulai membaca kata-kata
  • mengenali huruf dengan baik
  • senang membaca buku (walaupun dibacakan)
Mempelajari pengalaman saya pribadi, anak saya Jeremy yang masih berusia 2 tahun, selain fasih berbicara 2 bahasa (Ingris dan Indonesia), juga memiliki kemampuan bicara seperti anak-anak yang sudah besar. Pernyataan maupun pertanyaan yang dilontarkannya terkadang mengejutkan orang di sekitarnya, misalnya:

“Do you have energy mom? To sing a lot of songs for me?”

Jeremy juga senang sekali mencoba dan berhasil mengucapkan kata-kata sulit seperti jenis-jenis spesies Dinosaurus yang sangat disukainya, seperti:

“Euoplochephalus, Quetzalcoatlus, Dromiceiomymus, Tyrannosaurus Rex, Comsognathus, Brachiosaurus, dsb”

Dia juga peka terhadap perasaan orang lain dan sering menanyakan hal-hal seperti:

“Are you happy mom? Are you sad?”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar